![]() |
Lammens memiliki kebiasaan aneh sebelum pertandingan. |
Dalam dunia sepak bola tingkat atas, setiap pemain memiliki "ritual" masing-masing sebelum melangkah ke lapangan. Bagi Senne Lammens, kebiasaan itu terkait dengan sarung tangan pertandingannya. Kiper asal Belgia ini mengungkapkan bahwa ia selalu menggunakan sepasang sarung tangan baru untuk setiap pertandingan.
Namun, persiapan Lammens tidak berhenti hanya pada mengganti sarung tinju. Dia menghabiskan waktu seminggu penuh untuk membiasakan diri dengan sepasang sarung tinju yang akan digunakannya di pertandingan berikutnya. "Saya menggunakan sepasang sarung tinju baru untuk setiap pertandingan. Jika saya bertanding dengan sepasang sarung tinju tertentu, saya akan berlatih dengan sarung tinju itu sepanjang minggu hingga sehari sebelum pertandingan," kata Lammens.
Bagian yang menarik terletak pada langkah persiapan selanjutnya. Kiper Manchester United itu mengungkapkan bahwa ia sering merendam sarung tangannya di bak air panas sebelum latihan, karena percaya bahwa hal ini membantu melembutkan lateks kaku pada sarung tangan baru dan meningkatkan daya cengkeramnya.
"Rekan-rekan setim saya tidak percaya," kata Lammens sambil tertawa, "Tapi sarung tangan baru biasanya agak kaku dan cengkeramannya kurang bagus. Saya suka merendamnya dalam air selama sekitar setengah jam." Menurut Lammens, ritual kecil ini membuat perbedaan yang nyata pada hari pertandingan, terutama dalam situasi yang membutuhkan refleks cepat.
Kiper asal Belgia ini saat ini menggunakan model Real 590 Spyder. Di Liga Primer Inggris, model sarung tangan ini berada di segmen menengah, lebih rendah dari lini kelas atas dari merek-merek seperti Adidas, Puma, atau Uhlsport, yang digunakan oleh banyak kiper top.
Namun, bagi Lammens, faktor terpenting bukanlah nilai sarung tangan tersebut, melainkan perasaan saat bermain. Kiper Manchester United ini percaya bahwa ia telah menemukan formulanya sendiri untuk selalu siap menghadapi setiap pertandingan.
Sumber: https://znews.vn/thoi-quen-ky-la-cua-lammens-post1634663.html







Komentar (0)