Area toilet di Jepang: terdapat toilet terpisah untuk lansia, terdapat pegangan tangan di toilet agar pengguna dapat berpegangan saat berdiri atau duduk, terdapat kursi untuk bayi berusia 6 bulan hingga 2 tahun sambil menunggu ibunya pergi ke toilet - Sumber foto: Mirachan
Seperti yang dilaporkan Tuoi Tre Online : Kebersihan pribadi sangat penting tetapi telah menjadi sumber frustrasi bagi penumpang di jalan raya baru-baru ini.
Beberapa pembaca mengatakan bahwa meskipun ada perbaikan, realitas toilet di banyak tempat masih menjadi bahan perdebatan, tidak hanya di jalan raya.
Menurut beberapa pendapat, toilet di banyak tempat di Vietnam bahkan menyebabkan ketidaknyamanan bagi wisatawan domestik dan asing.
Beberapa pendapat menyarankan, lihatlah bagaimana orang Jepang melakukan pariwisata dari toilet, jangan menganggap ini masalah kecil.
Pakar pariwisata Nguyen Van My, yang telah memimpin banyak rombongan wisatawan ke Jepang, berbagi tentang kisah ini.
Toilet dengan dudukan bayi, sandaran tangan untuk menopang lansia
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah wisatawan Vietnam ke Jepang telah meningkat karena daya tarik budaya Jepang.
Tapi yang paling berkesan buat saya, dan juga buat para peserta Japan Famtrip naik kereta Kintetsu, adalah... toiletnya!
Setibanya di Bandara Nagoya, sebuah provinsi kecil di wilayah tengah, wisatawan akan terpesona oleh sistem toilet yang sangat unik. Bersih, lapang, elegan, dengan beragam bentuk, gaya, dan fasilitas.
Kebanyakan toilet dilengkapi AC (musim panas) dan toilet berpemanas (musim dingin). Tersedia air panas dengan pembilasan dan pengeringan otomatis, suara, dan musik.
Selain itu, fungsi tambahan seperti kursi bayi, meja ganti popok, sandaran tangan untuk menopang orang tua, stopkontak, meja atau gantungan tas... Banyak tempat juga memiliki kendali jarak jauh.
Di sebelahnya masih ada toilet pedesaan, yang hanya dilengkapi toilet datar atau jongkok.
Orang Jepang bilang toilet ini untuk orang-orang yang bernostalgia atau pengunjung asing yang belum terbiasa menggunakan toilet modern. Wastafel umum di sini setara dengan layanan bintang 4-5, dan Anda bisa minum air langsung dari keran.
Di provinsi-provinsi kecil dan daerah pedesaan, toilet selalu terpisah dari bak mandi. Di daerah pusat, desainnya digunakan bersama. Baik bersama maupun pribadi, toilet-toilet ini mengikuti prinsip-prinsip toilet Jepang, menghemat dan memaksimalkan setiap inci persegi ruang.
Orang Jepang jarang menggunakan bahasa Inggris, hanya bahasa Jepang. Sebaliknya, simbol-simbolnya jelas dan mudah dipahami. Tentu saja, pengguna baru juga harus memperhatikan dengan saksama, jangan asal klik untuk mencoba.
Hotel-hotel di Jepang biasanya tidak menyediakan air minum kemasan. Jika Anda haus di tengah malam, pergilah ke kamar mandi dan minum sepuasnya. Atau, bangun dan rebus air untuk membuat kopi atau bayar air minum kalengan di lorong.
Di Jepang, Anda tidak perlu khawatir menemukan atau merasa malu karena bau busuk. Jepang mungkin satu-satunya negara yang memiliki Asosiasi Toilet Jepang.
Setiap tahun, Asosiasi Toilet Jepang mengadakan kompetisi untuk desain toilet yang indah dan mengesankan, dan memiliki penghargaan toilet.
Mengapa toilet itu penting?
Orang Jepang percaya bahwa toilet adalah tempat paling pribadi dan kebutuhan paling penting, sehingga harus diberi prioritas utama.
Ingat, untuk mempersiapkan Olimpiade dan Paralimpiade 2020, pemerintah negara ini juga menyelenggarakan kompetisi desain toilet nasional dan secara khidmat memberikan penghargaan dan penghormatan kepada proyek toilet kreatif.
Mereka mendesain toilet tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan tetapi juga memberikan kemudahan bagi pengguna, bahkan mengangkat mereka ke tingkat seni.
Toilet di negara ini memiliki fungsi pemanas di musim dingin, toilet yang lebih modern juga dilengkapi sistem semprotan air, pengering, penghilang bau, dan sistem suara.
Orang Jepang mengklaim bahwa sistem toilet mereka yang baik telah berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi dan menciptakan identitas budaya Jepang yang unik.
Di seluruh Jepang, toilet selalu menjadi RESTROOM yang sesungguhnya.
Kurangnya toilet bersih dan kotor adalah cara paling efektif untuk mengusir wisatawan. Toilet Jepang adalah salah satu alasan wisatawan datang dan kembali ke Jepang.
[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/thu-hut-khach-du-lich-tu-nha-ve-sinh-20240701081322598.htm
Komentar (0)