Pisang kaya akan kalium; semangka kaya akan vitamin C, A, asam amino, antioksidan, dan rendah sodium, yang baik untuk tekanan darah.
Beri: Buah ini mengandung flavonoid yang memiliki sifat antioksidan kuat. Buah ini juga kaya serat, yang dapat mendukung kesehatan jantung dan mengatur tekanan darah.
Pisang: Buah ini populer sepanjang tahun. Pisang merupakan sumber kalium yang baik, yang membantu melawan tekanan darah tinggi, sekaligus melancarkan pencernaan. Pisang juga mengandung vitamin C, menjadikannya camilan sehat yang dapat membantu tubuh melawan rasa lapar.
Semangka: Buah sehat untuk melawan tekanan darah tinggi. Semangka memiliki kandungan air yang tinggi, kaya likopen, vitamin C, vitamin A, kalium, asam amino, dan antioksidan, serta rendah natrium dan kalori. Makanan ini membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif. Namun, semangka sedikit asam sehingga tidak boleh dimakan saat perut kosong atau larut malam.
Semangka mengandung banyak air dan nutrisi yang membantu menyeimbangkan tekanan darah. Foto: Freepik
Melon: Kandungan kalium, serat, dan air yang tinggi dalam melon juga membantu mengontrol tekanan darah. Anda dapat memotong melon menjadi beberapa bagian dan memakannya sebagai camilan kapan saja.
Mentimun: Kandungan airnya yang tinggi membantu detoksifikasi tubuh, mencegah sembelit, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mengurangi peradangan. Selain itu, mentimun juga meredakan kulit terbakar matahari. Silikon dan sulfur dalam mentimun membantu pertumbuhan rambut. Anda bisa menambahkan mentimun ke dalam salad atau meminum jusnya.
Sayuran berdaun hijau: Pola makan yang membantu menurunkan tekanan darah sebaiknya mencakup makanan yang tinggi magnesium, kalium, dan serat, serta rendah natrium. Sayuran berdaun hijau seperti bayam, selada, dan seledri kaya akan kalium dan magnesium. Selain sayuran berdaun hijau, sayuran lain yang tinggi magnesium antara lain kentang, brokoli, dan wortel.
Yogurt: Yogurt membantu mengurangi risiko penyakit kardiovaskular pada penderita tekanan darah tinggi. Makanan yang kaya akan bakteri sehat seperti lactobacillus dan bifidobacterium ramah bagi usus, sehingga mendukung proses pencernaan. Mengonsumsi yogurt juga membantu mengurangi peradangan kronis, meredakan kecemasan, stres, dan depresi.
Air Kelapa: Minuman ini membantu menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh, membantu menghidrasi, dan sekaligus memperlancar pencernaan. Selain itu, dengan menjaga keseimbangan elektrolit dalam tubuh, air kelapa juga membantu mendorong pertumbuhan sel, mengatur tekanan darah, dan merupakan diuretik alami.
Teh herbal: Herbal sangat baik untuk mengontrol tekanan darah tinggi. Minuman yang bisa disebutkan antara lain: kembang sepatu, teh kayu manis, teh kamomil, jus mint, jus jeruk, jus lemon...
Le Nguyen (Menurut Times of India)
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)