Setelah pertandingan melawan Everton di Goodison Park, Liverpool memperlebar jarak dengan Arsenal di posisi kedua dengan hanya satu poin. Gol yang kebobolan di menit-menit akhir injury time membuat tim asuhan pelatih Arne Slot kehilangan kemenangan.
Derby berlangsung seru dan menegangkan di babak pertama dengan dua gol awal. Beto membuka skor untuk Everton. Alexis Mac Allister membantu Liverpool menyamakan kedudukan dengan sundulan memanfaatkan umpan silang Mohamed Salah. Kedua gol tercipta hanya dalam rentang waktu lima menit.
Liverpool ditahan imbang oleh Everton.
Di babak kedua, Liverpool tak lagi dominan. Tim tamu hanya melepaskan tiga tembakan, tetapi satu di antaranya berbuah gol. Tembakan Salah membawa Liverpool unggul untuk kedua kalinya dalam pertandingan.
Liverpool bermain hati-hati sepanjang sisa pertandingan. Everton tidak menciptakan peluang berbahaya hingga menit ke-8 perpanjangan waktu 5 menit.
Para pemain bertahan tim tamu salah menilai situasi dan berebut bola di udara. James Tarkowski memanfaatkan kesempatan itu untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Wasit dan VAR membutuhkan waktu 3 menit untuk memeriksa situasi sebelum memutuskan bahwa gol tersebut sah.
Perayaan gol Everton memicu kontroversi dan perkelahian antara kedua tim. Wasit mengeluarkan tiga kartu merah, satu untuk pelatih Liverpool, Arne Slot, sebelum meniup peluit akhir.
Setelah hasil imbang dengan Everton, Liverpool masih mempertahankan posisi puncak mereka. Mereka unggul 7 poin dari Arsenal. Selisih ini untuk sementara aman mengingat rival juara Liverpool tersebut sedang menghadapi krisis pemain.
[iklan_2]
Sumber: https://vtcnews.vn/thung-luoi-phut-90-8-liverpool-mat-chien-thang-ar925481.html
Komentar (0)