Acara tersebut berlangsung selama dua hari, tanggal 3 dan 4 Juni, di Kota Ho Chi Minh.
Bapak Nguyen Van Khoa, Ketua Asosiasi Layanan Perangkat Lunak dan Teknologi Informasi Vietnam (VINASA), mengatakan bahwa dunia sedang mengalami transformasi besar di bawah dampak AI. Vietnam juga telah mengidentifikasi AI sebagai salah satu teknologi strategis yang akan difokuskan untuk dikembangkan.
Ia melaporkan bahwa Amazon menggunakan agen AI untuk membantu mengurangi inventaris hingga 40%, dan Google mengurangi konsumsi energi sebesar 15%. Bahkan di Kota Ho Chi Minh, sebuah perusahaan penerjemahan mengurangi jumlah stafnya hingga 70%, sebuah perusahaan penerbitan menghemat 30% biaya penyuntingan, dan berbagai bisnis menutup kantor cabang dan departemen layanan pelanggan mereka.
"Menerapkan AI bukan hanya tentang membeli teknologi, tetapi merupakan perjalanan restrukturisasi komprehensif yang membutuhkan pemikiran inovatif dan transformasi dari sumber daya manusia di dalam perusahaan," kata Bapak Khoa.
Program tahun ini mempertemukan lebih dari 2.000 delegasi dari hampir 20 provinsi dan kota di seluruh negeri, dengan 22 stan pameran yang menampilkan produk dan solusi AI terbaru...
Sumber: https://nld.com.vn/tiet-kiem-nhieu-chi-phi-nho-ai-196250603205937513.htm






Komentar (0)