Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Sebuah "Tembok Besar China Kedua" sepanjang 4.000 kilometer telah ditemukan.

(Surat Kabar Dan Tri) - Meskipun Tembok Besar China telah lama dianggap sebagai struktur pertahanan yang unik, sistem tembok kuno lainnya secara tak terduga telah ditemukan.

Báo Dân tríBáo Dân trí02/06/2025

Tìm thấy “Vạn Lý Trường Thành thứ 2” dài 4000 km - 1

Lokasi sebuah struktur arsitektur penting dan parit yang membentang di sepanjang medan di Mongolia (Foto: Scitech Daily).

Penggalian arkeologi baru-baru ini di Mongolia telah mengungkap temuan mengejutkan tentang sistem tembok kuno yang besar, yang menantang anggapan lama tentang tujuan struktur pertahanan perbatasan.

Para ilmuwan dari Universitas Ibrani (Yerusalem) dan Universitas Nasional Mongolia baru saja menerbitkan hasil penggalian sebagian dari Sistem Tembok Abad Pertengahan (MWS) – sebuah jaringan luas yang membentang hingga 4.000 km, meliputi wilayah Tiongkok, Mongolia, dan Rusia saat ini.

Penelitian ini berfokus pada "Busur Mongolia" yang panjangnya sekitar 405 kilometer, yang dibangun antara abad ke-9 dan ke-12, selama Dinasti Jin.

Meskipun tidak dapat dibandingkan dengan Tembok Besar China yang legendaris dengan panjang total 21.196 km, sistem ini tetap menarik perhatian khusus dari para arkeolog internasional karena misteri yang menyelimuti fungsi sebenarnya.

Fungsi tak terduga dari tembok kota kuno.

Bertentangan dengan kepercayaan umum bahwa tembok kota kuno dibangun untuk mencegah invasi, temuan dari tim peneliti menunjukkan bahwa sistem MWS bukanlah sistem pertahanan militer tradisional.

Menurut Profesor Gideon Shelach-Lavi, kepala tim arkeologi, sebagian besar struktur di Mongolia hanyalah parit dan selokan dangkal, yang tidak cukup untuk menghalau pasukan musuh. Hal ini memunculkan hipotesis baru yang menarik: tembok tersebut mungkin dibangun untuk membatasi wilayah dan mengendalikan pergerakan di daerah perbatasan.

Keberadaan benteng-benteng yang berjarak teratur di sepanjang tembok semakin memperkuat hipotesis ini, menunjukkan bahwa tembok tersebut berfungsi sebagai pos pemeriksaan untuk memantau orang, ternak, dan barang, bukan sebagai garis pertahanan skala besar terhadap invasi.

Proyek ini tergolong "lunak" tetapi telah menerima investasi yang signifikan.

Tìm thấy “Vạn Lý Trường Thành thứ 2” dài 4000 km - 2

Peta tersebut menunjukkan lokasi sistem tembok yang membentang di Asia Timur (Gambar: Scitech Daily).

Meskipun tidak dibangun untuk pertempuran langsung, sistem MWS tetap menerima investasi yang signifikan. Para arkeolog telah menemukan koin Dinasti Song, artefak besi, dan jejak barak militer, yang menunjukkan bahwa tentara dan pejabat ditempatkan secara permanen di sana untuk memantau daerah tersebut sepanjang tahun.

Namun, sistem ini pada akhirnya gagal mempertahankan dinasti Jin. Pada abad ke-13, kekaisaran runtuh di tangan bangsa Mongol, dan bersamaan dengan itu, sistem tembok yang disebutkan sebelumnya secara bertahap terlupakan.

Penemuan-penemuan inovatif ini berkontribusi pada perubahan pemahaman tradisional tentang struktur perbatasan kuno di wilayah Eurasia.

Oleh karena itu, tembok kota bukan hanya perisai terhadap penjajah, tetapi juga dapat menjadi alat untuk tata kelola wilayah, mengendalikan arus orang, dan menegaskan kedaulatan melalui struktur simbolis, alih-alih hanya bersifat militer semata.

Sumber: https://dantri.com.vn/khoa-hoc/tim-thay-van-ly-truong-thanh-thu-2-dai-4000-km-20250602063922993.htm


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Musim Semi Cinta

Musim Semi Cinta

Do Son: Tampilan Baru

Do Son: Tampilan Baru

kereta senja

kereta senja