Dalam berita dunia terkini hari ini, 10 Juni, perkembangan penting berfokus pada AS yang melancarkan serangan baru terhadap Iran setelah jatuhnya helikopter Apache; Iran yang mengklaim telah menargetkan Armada Kelima AS di Bahrain; miliarder Bill Gates yang dipanggil untuk bersaksi tentang hubungannya dengan Jeffrey Epstein; dan hasil kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Korea Utara.
AS melancarkan serangan baru terhadap Iran.
Pada tanggal 9 Juni (waktu setempat), AS melancarkan serangan terhadap Iran setelah Presiden Donald Trump mengklaim Teheran menembak jatuh helikopter Apache milik Washington di Selat Hormuz.
Berbicara kepada ABC News, Trump mengatakan: "Saya percaya respons yang diberikan harus sangat kuat, sangat tegas, dan inilah respons tersebut."
Menurut media pemerintah Iran, pulau Qeshm di Selat Hormuz diserang, dan sebuah peluru artileri menghantam kota pelabuhan Sirik. Kantor berita Mehr melaporkan bahwa beberapa ledakan juga tercatat di Bandar Abbas yang berdekatan.

(Gambar ilustrasi)
Sebelumnya, Presiden Trump mengkonfirmasi bahwa kedua pilot Amerika yang terlibat dalam insiden tersebut selamat. Menurut seorang pejabat AS yang tidak disebutkan namanya, helikopter Apache ditembak jatuh oleh drone Iran yang beroperasi satu arah.
Militer AS mengatakan operasi tersebut dimulai pada sore hari tanggal 9 Juni dan merupakan respons yang proporsional terhadap apa yang Washington anggap sebagai tindakan agresi dari Teheran. Menurut Axios, beberapa sistem radar dan pertahanan udara Iran di sekitar Selat Hormuz menjadi sasaran.
Sementara itu, baik Presiden Trump maupun Wakil Presiden JD Vance telah menyatakan harapan bahwa AS dan Iran masih dapat mencapai kesepakatan dalam waktu dekat.
Iran mengklaim menargetkan Armada Kelima AS di Bahrain.
Ketegangan di Timur Tengah terus meningkat setelah Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim bertanggung jawab atas serangan pesawat tak berawak terhadap Armada Kelima AS di Bahrain pada dini hari tanggal 10 Juni.
Menurut kantor berita Tasnim, serangan itu terjadi sekitar pukul 02.30 dini hari. Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengkonfirmasi bahwa sirene serangan udara telah diaktifkan dan menyarankan warga untuk mengungsi ke tempat aman.

Para tentara sedang berpatroli. (Foto: Reuters)
Pada saat yang sama, Komando Pusat AS (CENTCOM) mengumumkan selesainya operasi untuk menyerang target pertahanan udara, radar, dan pusat kendali Iran di dekat Selat Hormuz sebagai balasan atas penembakan jatuh helikopter Apache sebelumnya.
Menurut media Iran, ledakan dilaporkan terjadi di Pulau Qeshm, Bandar Abbas, dan kota Jask. Beberapa infrastruktur sipil, termasuk sistem penyediaan air di provinsi Hormozgan, mengalami kerusakan, menyebabkan pasokan air terhenti sementara di banyak daerah.
Bill Gates memberikan kesaksian tentang hubungannya dengan Epstein.
Pada tanggal 10 Juni, miliarder Bill Gates dijadwalkan untuk memberikan kesaksian di hadapan Komite Pengawasan DPR terkait hubungannya dengan Jeffrey Epstein. Langkah ini diambil setelah dokumen-dokumen baru yang dirilis oleh Departemen Kehakiman AS menimbulkan pertanyaan baru tentang kontak masa lalu antara keduanya.
Perwakilan Bill Gates mengatakan bahwa ia menyambut baik kesempatan untuk bersaksi dan menegaskan bahwa ia tidak pernah menyaksikan atau berpartisipasi dalam aktivitas ilegal apa pun yang dilakukan oleh Epstein.
Menurut media AS, para anggota parlemen diperkirakan akan menanyai Bill Gates tentang apakah dia mengetahui aktivitas ilegal Epstein, serta sifat hubungan mereka.
Awal tahun ini, dalam sebuah wawancara, Bill Gates mengakui bahwa ia menyesal telah menjalin kontak dengan Epstein, tetapi membantah semua tuduhan melakukan kesalahan atau keterlibatan dengan para korban Epstein.
Hasil kunjungan Xi Jinping ke Korea Utara
Pada tanggal 10 Juni, media Korea Utara merilis pesan terima kasih dari Presiden Tiongkok Xi Jinping setelah kunjungan beliau ke Pyongyang yang berlangsung dari tanggal 8 hingga 9 Juni.
Dalam pesan yang diterbitkan oleh Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Xi Jinping mengatakan bahwa ia dan pemimpin Kim Jong Un telah mencapai "serangkaian konsensus penting" mengenai isu-isu yang menjadi perhatian bersama, dan sepakat untuk memperkuat kerja sama bilateral di fase baru.

Presiden Tiongkok Xi Jinping dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un di Pyongyang. (Foto: KCNA)
Presiden Xi Jinping menilai kunjungan tersebut telah "berakhir dengan sukses" dan mengantarkan hubungan Tiongkok-Korea Utara ke "fase sejarah baru." Kedua belah pihak sepakat untuk memperluas kerja sama di bidang politik, ekonomi, perdagangan, dan budaya, serta memperkuat komunikasi strategis antara kedua pemerintah.
Menurut media Tiongkok, kedua negara juga akan mempromosikan kerja sama substantif di bidang pertanian, teknologi, dan konstruksi, serta memanfaatkan pembukaan kembali penuh jalur transportasi dan perbatasan untuk meningkatkan pertukaran antar masyarakat.
Selama kunjungan tersebut, Xi Jinping dan Kim Jong Un bersama-sama meletakkan karangan bunga di Menara Persahabatan Sino-Korea di Pyongyang untuk memperingati tentara Tiongkok yang gugur dalam Perang Korea.
Sumber: https://vtcnews.vn/tin-the-gioi-noi-bat-trong-ngay-10-6-ar1022836.html











