Dianggap sebagai garis keramik ilmiah dengan bentuk-bentuk halus, glasir khas, dan motif yang sangat artistik, keramik Chu Dau (Hai Phong) tidak hanya bangkit kembali dengan cemerlang tetapi juga terus menyebarkan nilai-nilai budaya dan sejarah tanah Timur.
Báo Hải Phòng•29/11/2025
Tembikar Chu Dau di komune Thai Tan ( Hai Phong ) merupakan lini tembikar kelas atas yang berasal dari abad ke-13-14, dan berkembang pesat pada abad ke-15-16. Namun, pada abad ke-17, lini tembikar kuno tersebut punah. Setelah perjalanan panjang penggalian, pencarian, dan penelitian, tembikar Chu Dau perlahan-lahan bangkit kembali. Dibandingkan dengan keramik lain, keramik Chu Dau menonjol karena kualitasnya: "Setipis kertas, sebening giok, seputih gading, dan berdenting bagai lonceng". Keramik ini terbuat dari tanah liat putih, terutama glasir keramiknya yang terbuat dari abu sekam padi ketan kuning, menciptakan keindahan tersendiri. Metode pembuatan keramik Chu Dau telah mencapai tingkat yang sangat tinggi. Khususnya, motif dan pola pada keramik merupakan sorotan utama dari ukiran dan relief yang rumit dan teliti. Motif yang dilukis pada keramik secara jelas menggambarkan kehidupan daerah Delta Utara dengan sapuan halus namun bebas dan bebas. Para perajin keramik Chu Dau mungkin pelukis amatir, tetapi mereka tetap mengekspresikan jiwa keramik kuno melalui setiap goresannya. Hal ini merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai tradisional generasi penerus, yang senantiasa peduli terhadap pelestarian dan pengembangan profesi. Untuk meningkatkan nilainya, tembikar Chu Dau juga dicat dengan emas. Wisatawan asing menikmati pengalaman membuat tembikar Chu Dau. Baru-baru ini, 5 produk keramik Chu Dau telah mendapatkan pengakuan sebagai produk OCOP bintang 5 nasional. Hal ini menjadi nilai tambah bagi keramik Chu Dau untuk menegaskan mereknya dan terus mempromosikan nilai-nilai budaya dan sejarahnya yang lestari.THANH CHUNG - NGUYEN MO
Komentar (0)