![]() |
Dalot jarang melakukan kesalahan di bawah asuhan Carrick. |
Ketika Carrick mengembalikan tim ke formasi 4-2-3-1 yang sudah dikenal, bek asal Portugal itu terbebas dari peran bek sayap yang selama ini menjadi masalah baginya di bawah Ruben Amorim. Akibatnya, Dalot berubah, bermain lebih percaya diri dan efektif daripada sebelumnya.
Dalam lima pertandingan di bawah manajemen Carrick, statistik Dalot benar-benar mengesankan. Ia memimpin tim dalam tekel sukses dengan 7 dari 9 percobaan, mencapai tingkat keberhasilan hampir 78%. Dalam duel udara, Dalot memenangkan semua 5 tantangan satu lawan satu yang dihadapinya.
Kemampuan Dalot dalam membaca permainan dan berkontribusi dalam pertahanan juga ditunjukkan melalui 10 sapuan bola, menempati peringkat ketiga di tim. Ia juga mempertahankan akurasi dalam distribusi bola dengan 176 dari 193 operan berhasil diselesaikan, mencapai tingkat keberhasilan lebih dari 91%. Statistik ini menunjukkan bahwa Dalot memainkan peran penting dalam proses distribusi bola dari lini belakang.
Di lini serang, Dalot memberikan satu assist, yaitu umpan untuk gol Bruno Fernandes melawan Tottenham. Akurasi umpannya dalam pergerakan tumpang tindih dan umpan silang mencerminkan tingkat kepercayaan dirinya yang tinggi saat ini.
Yang lebih penting lagi, statistik yang disebutkan di atas dicapai ketika Dalot harus menghadapi pemain-pemain kelas atas dengan kecepatan dan teknik yang mumpuni seperti Jeremy Doku, Leandro Trossard, dan Crysencio Summerville baru-baru ini. Dia tidak hanya mampu mengimbangi mereka, tetapi juga secara efektif menutup sisi kanan pertahanan mereka.
Konsistensi adalah aset terbesar Dalot, membantunya mengungguli Noussair Mazraoui dalam persaingan memperebutkan posisi starter. Dari pemain yang awalnya diragukan, Dalot telah menjadi pilar pendukung yang tenang bagi MU. Jelas, jika ditempatkan dalam sistem yang tepat, Dalot benar-benar bisa menjadi pilihan utama di Old Trafford.
Sumber: https://znews.vn/tinh-the-dao-nguoc-voi-dalot-post1629423.html








Komentar (0)