Skuad bertabur bintang Pelatih Kim Sang-sik
Dalam daftar pemain timnas Vietnam bulan Maret, pelatih Kim Sang-sik memanggil 4 gelandang tengah: Nguyen Hoang Duc, Doan Ngoc Tan, Nguyen Thai Son dan Vo Hoang Minh Khoa.
Di antara mereka, duo Hoang Duc dan Ngoc Tan bermain bersama di Piala AFF 2024, sementara Thai Son dan Minh Khoa adalah talenta muda yang dipanggil dari V-League.
Gelandang muda Vo Hoang Minh Khoa (kemeja ungu)
Belum lagi, Tuan Kim juga memiliki pemain-pemain serba bisa yang dapat bermain di banyak posisi dan menguasai lini tengah, seperti Khuat Van Khang, Trieu Viet Hung, dan Nguyen Quang Hai. Dengan banyaknya gelandang, tim Vietnam memiliki lini tengah yang kuat dan kreatif, serta pemain muda dan berpengalaman.
Hoang Duc hanya membutuhkan tiga pertandingan terakhir di Piala AFF 2024 untuk kembali menemukan performa terbaiknya di periode 2021-2022. Gelandang kelahiran 1998 ini masih memiliki kemampuan bertahan, lolos dari tekanan, mengatur bola dengan halus, lembut, dan mengendalikan ritme permainan dengan baik meskipun ditekan lawan. Berkat Hoang Duc, keseimbangan pertahanan dan serangan tim Vietnam tetap terjaga di laga-laga sulit di semifinal dan final Piala AFF 2024. Ia akan tetap menjadi inti di lini tengah, dengan visi dan visi taktis yang belum ditemukan pelatih Kim Sang-sik pada pemain lain.
Untuk mendukung Hoang Duc, pelatih Kim Sang-sik membutuhkan gelandang box-to-box yang energik dan mampu menjaga, mencegat, serta bergerak tanpa lelah untuk memastikan ia dapat "menyapu" area-area penting di lini tengah. Kim membutuhkan waktu 6 bulan untuk menemukan Ngoc Tan, pemain yang sebelumnya tidak masuk dalam daftar pemain awal Piala AFF 2024, tetapi ditambahkan di menit-menit terakhir.
Ini adalah keputusan tepat dari pelatih Kim Sang-sik. Dalam turnamen pertamanya bersama tim Vietnam, Ngoc Tan bermain sangat baik dengan energinya yang tak kenal lelah, memacu "mesin" lini tengah tim untuk beroperasi secara efektif.
Namun, Ngoc Tan berusia 31 tahun dan bukan pilihan jangka panjang. Oleh karena itu, Minh Khoa (23 tahun) dan Thai Son (22 tahun) dipanggil oleh Tuan Kim.
Thai Son (baju merah) pernah bermain untuk tim nasional di bawah pelatih Troussier.
Thai Son pernah bermain untuk tim nasional Vietnam di usia 20 tahun berkat kepercayaan pelatih Philippe Troussier. Ia pun membuktikan kemampuannya, dengan kegigihan dan antusiasme mudanya. Meskipun mampu berlari di seluruh lapangan, Thai Son kurang sigap memilih posisi yang tepat, kurang percaya diri dalam menguasai bola, dan kurang memiliki mentalitas yang stabil untuk pertandingan besar. Setelah 2 tahun berlatih lebih lanjut di V-League (40 pertandingan), Thai Son telah kembali lebih matang dan kali ini mungkin berbeda.
Bagi Minh Khoa, tiket ke tim nasional merupakan hadiah atas kerja keras sang pemain yang mencetak 5 gol dalam 62 pertandingan untuk Binh Duong di V-League. Gelandang kelahiran 2002 ini merupakan tipikal gelandang yang piawai, tekun, pekerja keras, dan "multitasking", sehingga ia dapat melakukan banyak tugas di lini tengah. Minh Khoa memiliki kemampuan menembak jarak jauh yang baik, umpan pendek dan panjang yang baik, serta mampu menyapu bola saat dibutuhkan. Minh Khoa dan Thai Son akan menjadi pemain inti di lini tengah tim nasional, baik masa kini maupun masa depan.
Mengapa lini tengah?
Wajah-wajah baru di lini tengah menunjukkan bahwa gaya bermain tim Vietnam dapat berubah.
Di Piala AFF 2024, tim Vietnam bermain relatif sederhana, memainkan bola-bola panjang dan tinggi, dengan kriteria cepat dan langsung. Hal ini dikarenakan Tuan Kim Sang-sik memiliki striker Nguyen Xuan Son yang mampu menekan lawan dan mencetak gol secara mandiri.
Saat itu, lini tengah tidak perlu kreatif, tetapi hanya perlu mengontrol bola dengan baik, lalu mengoper bola ke atas agar Xuan Son "melakukan segalanya".
Dalam 6 bulan ke depan, pelatih Kim Sang-sik akan bermain tanpa Xuan Son. Gaya serangan balik yang sederhana dan langsung akan digantikan oleh gaya permainan yang lebih terkontrol dan agresif. Untuk bermain seperti itu, lini tengah harus menjadi sumber segalanya.
Dengan 7 gelandang tengah yang dimilikinya, Tuan Kim memiliki cukup bahan untuk menciptakan formula baru dalam penguasaan bola dan serangan. Lini tengah yang energik akan menjadi landasan bagi tim Vietnam untuk memperkenalkan "anggur baru" dalam "botol lama".
[iklan_2]
Source: https://thanhnien.vn/hlv-kim-sang-sik-co-tuyen-giua-cuc-chat-toan-tien-ve-gioi-khong-de-chon-185250310132100431.htm
Komentar (0)