
Para wisatawan menikmati ekowisata di pulau Cu Lao Gieng. Foto: LE TRUNG HIEU
Sebuah pulau hijau di tengah Sungai Tien
Cu Lao Gieng telah lama diibaratkan sebagai pulau hijau di Sungai Tien yang tenang. Daerah ini menarik wisatawan dengan kedamaian jalan-jalan desa yang dipenuhi pepohonan, kebun buah yang berlimpah, dan gaya hidup santai penduduk yang tinggal di sepanjang sungai. Di Cu Lao Gieng, pengunjung dapat berjalan-jalan santai di kebun, menikmati buah-buahan musiman, dan mencicipi kuliner khas daerah tersebut. Makanan khas lokal seperti acar mangga dan acar belimbing, dengan cita rasa uniknya, selalu meninggalkan kesan yang mendalam.
Selain lanskap alamnya yang hijau subur, Cu Lao Gieng juga terkenal dengan banyak karya arsitektur keagamaan dan spiritualnya yang unik, seperti Gereja Cu Lao Gieng, Biara Penyelenggaraan Ilahi, Biara Fransiskan, Pagoda Thanh Hoa, Pagoda Phuoc Thanh, Gereja Rach Sau, dan rumah komunal Tan My. Yang patut diperhatikan adalah Gereja Cu Lao Gieng, yang dibangun pada tahun 1879, salah satu gereja tertua di Vietnam Selatan. Bangunan ini memiliki pengaruh kuat arsitektur Prancis dengan menara loncengnya yang menjulang tinggi, kolom-kolom yang saling terhubung, dan bukaan ventilasi serta menara-menara kecil yang dirancang secara harmonis. Setelah hampir satu setengah abad, gereja ini tetap terawat hampir sempurna, menjadi tujuan wisata yang menarik bagi wisatawan dari dekat dan jauh.
Salah satu objek wisata yang wajib dikunjungi adalah Pagoda Phuoc Thanh, yang juga dikenal secara lokal sebagai Pagoda Chim (Pagoda Burung). Ini adalah destinasi wisata spiritual terkenal yang menampilkan patung Buddha Amitabha setinggi 39 meter dan kompleks 48 patung Bodhisattva yang tersusun di sepanjang pintu masuk pagoda. Struktur ini telah diakui sebagai pemegang rekor Vietnam karena memiliki kompleks patung Buddha Amitabha dan 48 patung Bodhisattva terbesar di negara ini.
Selain objek wisata budaya dan spiritual, Cu Lao Gieng juga menawarkan pengalaman ekologis yang mempesona. Situs wisata ekologi Con En memukau dengan dunia patung gaharu yang unik dan banyak lanskap miniatur yang indah. Ibu Nguyen Thi Ngoc Yen, Direktur situs wisata ekologi Con En, mengatakan: “Di sini, pengunjung dapat mengagumi patung-patung unik, lanskap miniatur, dan taman bonsai. Selain itu, pengunjung dapat merasakan berenang di sungai dengan cara seperti di pantai, berpartisipasi dalam permainan tradisional, dan menikmati kuliner musiman khas Delta Mekong.”
Selama perjalanan musim panas ke Delta Mekong bersama keluarganya, Bapak Duong Chi Hao, yang tinggal di kelurahan Ba Ria (Kota Ho Chi Minh), mengatakan bahwa Cu Lao Gieng adalah destinasi yang meninggalkan banyak kesan indah. Bapak Hao berbagi: “Di Cu Lao Gieng, saya dan keluarga sangat menikmati berjalan-jalan di sepanjang jalan desa, menjelajahi struktur arsitektur kuno, mengunjungi kebun buah-buahan, dan menikmati makanan khas lokal Delta Mekong.”
Penataan ulang ruang pariwisata
Dalam beberapa tahun terakhir, seiring dengan pengembangan potensi yang ada, komune Cu Lao Gieng secara bertahap berinvestasi dalam infrastruktur, melestarikan nilai-nilai budaya dan sejarah, serta mempromosikan citra lokal. Akibatnya, jumlah pengunjung meningkat secara stabil. Dari awal tahun 2026 hingga saat ini, komune tersebut telah menyambut lebih dari 27.200 wisatawan; termasuk sekitar 1.400 wisatawan internasional.
Namun, sektor pariwisata masih memiliki banyak ruang untuk pengembangan. Objek wisata yang ada saat ini sebagian besar beroperasi secara independen, produk pariwisata belum benar-benar beragam, dan kurangnya keterkaitan untuk membentuk rencana perjalanan pengalaman yang lengkap. Transportasi di pulau ini, meskipun menerima investasi, masih perlu ditingkatkan lebih lanjut agar dapat melayani kebutuhan wisatawan dengan lebih baik.
Menurut Tran Phan Nhu Y, Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Cu Lao Gieng, berdasarkan penilaian potensi lokal dan situasi saat ini, komune tersebut mengarahkan ruang pariwisatanya ke arah keragaman yang lebih besar dan pengalaman yang lebih kaya. Bersamaan dengan itu, komune ini mengembangkan produk-produk khas yang terkait dengan pelestarian dan promosi nilai-nilai budaya tradisional. Selain itu, Cu Lao Gieng terus mempromosikan citra pariwisatanya, meningkatkan kualitas layanan, dan memperkuat hubungan antara tur dan rute dengan destinasi di dalam dan luar provinsi. Dukungan bagi pemilik kebun dalam memperindah lanskap, mengembangkan ekowisata, dan membangun objek wisata di desa-desa kerajinan tradisional juga diprioritaskan untuk menciptakan produk-produk baru bagi wisatawan.
Dengan potensi wisatanya, Cu Lao Gieng secara bertahap memantapkan dirinya sebagai destinasi wisata yang menarik di peta pariwisata An Giang. Tempat ini menawarkan kepada pengunjung tidak hanya pengalaman dekat dengan alam, tetapi juga perjalanan untuk menemukan kekayaan nilai budaya dan sejarah wilayah Barat Daya Vietnam.
LE TRUNG HIEU
Sumber: https://baoangiang.com.vn/trai-nghiem-cu-lao-gieng-a489936.html







