Di jantung Kota Ho Chi Minh yang ramai, Istana Kemerdekaan masih berdiri megah sebagai simbol sejarah bangsa yang sakral. Karya arsitektur ini tidak hanya dikaitkan dengan peristiwa politik penting negara di abad ke-20, tetapi juga menjadi saksi momen bersejarah penting – ketika gerbang utama dirobohkan oleh sebuah tank pada siang hari tanggal 30 April 1975, yang mengakhiri perang dan membuka era kemerdekaan, persatuan, dan perdamaian bagi Vietnam.
Kini, dengan dukungan teknologi realitas virtual VR360 yang dipadukan dengan model 3D, perjalanan menjelajahi Istana Kemerdekaan telah melampaui batas ruang geografis. Tanpa harus langsung menuju Kota Ho Chi Minh, pengunjung tetap dapat "melangkah masuk" ke dalam Istana - menyusuri koridor karpet merah, mengagumi setiap kamar, ruang rapat kabinet, atau kantor Presiden Republik Vietnam dengan segala benda yang familiar.
Mengakses situs-situs bersejarah melalui ruang virtual bukan sekadar pengganti pengalaman nyata, tetapi juga pendekatan baru yang edukatif dan inspiratif. Pemirsa tidak lagi terbatas pada peran pengamat pasif, melainkan menjadi partisipan dalam perjalanan penemuan, pembelajaran, dan keterhubungan dengan sejarah melalui setiap perspektif, setiap informasi yang dirangkai secara gamblang dan koheren.
Menjelajahi Istana Kemerdekaan melalui teknologi realitas virtual merupakan cara bagi generasi masa kini – terutama kaum muda – untuk lebih dekat dengan sejarah bangsa, bukan melalui buku-buku kaku, melainkan melalui pengalaman yang personal, autentik, dan mendalam. Dengan cara inilah masa lalu dihidupkan kembali, sejarah tersentuh, dan patriotisme dipupuk secara alami dari emosi.
>>> Pengalaman DI SINI: https://yoolife.vn/@YooLifeOfficial/post/13534f9b9a7146dc9c4b1f9cf543db2d
Komentar (0)