![]() ![]() ![]() ![]() |
Para penggemar kedua tim bentrok baik di luar stadion maupun di dalam tribun. |
Derbi wilayah Timur Laut antara Newcastle dan Sunderland di St James' Park dibayangi oleh kekerasan di luar stadion dan insiden rasis selama pertandingan, menciptakan suasana tegang yang belum pernah terjadi sebelumnya di dunia sepak bola.
Sebelum pertandingan dimulai, bentrokan terjadi antara penggemar kedua tim. Banyak botol dilemparkan, memaksa polisi untuk turun tangan dan membubarkan kerumunan. Bahkan kaca depan bus tim Sunderland retak saat memasuki stadion. Polisi setempat mengkonfirmasi telah melakukan satu penangkapan dan meningkatkan keamanan di seluruh pusat kota.
Situasi memburuk ketika seorang penggemar mengalami cedera kepala dan pendarahan setelah kekacauan di dekat stasiun kereta api dan area Strawberry Place. Petugas medis harus segera tiba di lokasi kejadian di tengah kerumunan yang kacau.
Di lapangan, pertandingan kembali ter interrupted pada awal babak kedua setelah bek Sunderland, Lutsharel Geertruida, menjadi sasaran pelecehan rasis dari tribun penonton. Wasit Anthony Taylor segera menghentikan pertandingan selama hampir lima menit untuk menangani situasi tersebut, sesuai dengan prosedur anti-diskriminasi liga.
![]() ![]() ![]() ![]() |
Pertandingan itu berlangsung dramatis hingga menit terakhir. |
Penyelenggara Liga Premier telah mengkonfirmasi bahwa mereka akan melakukan penyelidikan menyeluruh atas insiden tersebut, sambil menekankan pesan bahwa "tidak ada tempat untuk rasisme dalam sepak bola." Kedua klub juga berjanji untuk bekerja sama dalam mengklarifikasi masalah ini.
Dari segi teknis, pertandingan ini dramatis. Anthony Gordon membuka skor lebih awal untuk Newcastle. Namun, Sunderland melakukan comeback yang spektakuler. Setelah Chemsdine Talbi menyamakan kedudukan di awal babak kedua, Brian Brobbey memastikan kemenangan 2-1 untuk "Black Cats" pada menit ke-90.
Hasil tersebut membantu Sunderland meraih kemenangan ganda melawan rival mereka untuk pertama kalinya sejak musim 2014/15, dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka melawan Newcastle menjadi 11 pertandingan, yang terpanjang dalam sejarah mereka. Setelah 31 putaran, Sunderland menyalip Newcastle untuk menduduki peringkat ke-11, hanya unggul satu poin dari rival mereka.
Namun, kejadian buruk baik di dalam maupun di luar lapangan benar-benar menutupi pentingnya pertandingan yang sangat dinantikan tersebut.
Sumber: https://znews.vn/tran-cau-hon-loan-o-premier-league-post1637092.html














Komentar (0)