Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apakah anak-anak boleh minum teh?

VnExpressVnExpress05/06/2023


Anak-anak sebaiknya tidak minum teh hijau karena kafein memiliki efek diuretik, yang dapat berdampak negatif pada tubuh; keluarga sebaiknya menggunakan rempah-rempah untuk membuat teh bagi anak-anak sebagai gantinya.

Di musim panas, kebutuhan cairan meningkat, dan banyak keluarga ingin mengganti minuman anak-anak mereka untuk mengganti cairan yang hilang, misalnya, teh persik atau kantong teh rasa buah. Teh hijau memiliki beberapa manfaat, termasuk relaksasi, pereda nyeri, dan pengobatan batuk dan pilek.

Namun, para ahli menyarankan keluarga untuk tidak memberikan anak-anak minuman dengan kandungan teh hijau dan gula yang tinggi. Minuman manis meningkatkan risiko kerusakan gigi dan obesitas, sementara teh hijau mengandung kafein, yang dapat membuat anak-anak gelisah, mudah tersinggung, dan lebih hiperaktif dari biasanya.

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang rutin minum teh atau kopi memiliki peningkatan risiko terkena diabetes tipe 1. Kafein berlebih menyebabkan stres pada anak-anak, mengurangi penyerapan zat besi dan kalsium, sehingga memengaruhi hemoglobin dan tulang. Minum teh manis dalam jumlah besar menyebabkan asupan kalori berlebih, yang mengakibatkan penyakit kardiovaskular dan diabetes tipe 2.

Keluarga sebaiknya menggunakan teh jahe ketika anak-anak pilek atau sakit perut. Foto: Freepik

Keluarga sebaiknya menggunakan teh jahe ketika anak-anak pilek atau sakit perut. Foto: Freepik

Saat ini, belum ada penelitian yang secara spesifik menyebutkan usia pasti anak-anak boleh mulai minum teh hijau. Namun, American Academy of Pediatrics menyarankan agar anak-anak dapat mengonsumsi teh hijau jika kadar kafeinnya terkontrol. Misalnya, remaja berusia 12-18 tahun dapat mengonsumsi 100 mg kafein, setara dengan satu atau dua cangkir teh per hari; anak-anak di bawah 12 tahun sebaiknya tidak minum teh hijau, dan tidak ada batasan aman yang ditetapkan.

Jika anak sedang pilek dan membutuhkan teh, keluarga dapat menggunakan ramuan lain sebagai pengganti, seperti teh peppermint atau teh chamomile, untuk membantu meredakan gejala. Seduh daun teh atau bahan-bahan lainnya selama dua hingga empat menit, lalu encerkan dengan air hangat atau dingin; jangan berikan teh panas kepada anak.

Di antara berbagai teh tersebut, teh chamomile terbukti efektif dalam mengobati demam dan sakit perut pada anak-anak. Menurut Fakultas Kedokteran Universitas New Mexico, teh chamomile juga dapat mengurangi stres dan menenangkan perut. Teh jahe membantu mengurangi mual pada anak-anak.

Remaja boleh mengonsumsi minuman berkafein dalam jumlah kecil, tetapi kafein sebaiknya dihindari sepenuhnya. Mirip dengan anak-anak yang lebih kecil, remaja mungkin mengalami masalah perkembangan dan kesulitan tidur saat mengonsumsi kafein. Idealnya, keluarga harus berkonsultasi dengan ahli gizi atau dokter anak sebelum mengizinkan anak-anak mengonsumsi minuman berkafein.

Keluarga juga dapat mempertimbangkan minuman sehat lainnya untuk anak-anak, seperti jus buah buatan sendiri, susu (termasuk susu nabati), air kelapa tanpa pemanis, atau minuman beraroma yang terbuat dari bahan-bahan alami. Minuman-minuman ini akan membantu anak-anak tetap terhidrasi dan memberikan nutrisi penting bagi tubuh mereka.

Chili (Menurut Mom Junction )



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
SELAMAT ULANG TAHUN!

SELAMAT ULANG TAHUN!

Tenang

Tenang

Hanoi

Hanoi