![]() |
Tottenham saat ini berada dalam performa terburuk. |
Tottenham Hotspur akan bertandang ke stadion Wanda Metropolitano milik Atletico Madrid pada pagi hari tanggal 11 Maret untuk leg pertama babak 16 besar Liga Champions. Ini adalah kesempatan bagi tim Inggris tersebut untuk mendapatkan kembali kepercayaan diri, karena performa mereka di Liga Premier saat ini sedang krisis.
Berbeda dengan performa mereka di kompetisi domestik, Tottenham tampil sangat mengesankan di kompetisi Eropa musim ini. Klub asal London ini mengamankan lima kemenangan di babak kualifikasi, termasuk kemenangan penting melawan Borussia Dortmund dan Eintracht Frankfurt.
Hasil tersebut membantu Tottenham menyelesaikan babak kualifikasi di empat besar, mengungguli banyak tim besar seperti Paris Saint-Germain, Barcelona, Manchester City, Real Madrid, dan Chelsea.
Namun, performa Spurs di Liga Premier justru sebaliknya. Kekalahan 1-3 mereka dari Crystal Palace pekan lalu memperpanjang catatan tanpa kemenangan mereka menjadi 11 pertandingan, rekor buruk dalam sejarah klub.
Tim asuhan Igor Tudor saat ini hanya unggul satu poin dari zona degradasi. Spurs juga sedang mengalami lima kekalahan beruntun di semua kompetisi, termasuk tiga kekalahan di bawah kepemimpinan Tudor.
Sementara itu, Atletico melaju ke babak 16 besar setelah mengalahkan Club Brugge di babak play-off. Tim asuhan Diego Simeone bermain imbang 3-3 di leg pertama sebelum menang 4-1 di kandang. Alexander Sorloth tampil gemilang dengan hat-trick di leg kedua.
Namun, Atletico juga memperlihatkan kelemahan di lini pertahanan mereka. Mereka menyelesaikan babak kualifikasi dengan kebobolan 15 gol, terbanyak di antara tim-tim yang mencapai babak 16 besar.
Performa Atletico belakangan ini cukup positif. Akhir pekan lalu, mereka mengalahkan Real Sociedad 3-2 di La Liga. Kemenangan itu juga merupakan kemenangan kandang keempat berturut-turut bagi tim Madrid, dan mereka mencetak setidaknya tiga gol di keempat pertandingan tersebut.
Atletico dan Tottenham hanya pernah bertemu sekali dalam sejarah, yaitu di final Piala Winners' Cup tahun 1963. Tottenham menang telak 5-1 pada kesempatan itu, dengan Jimmy Greaves mencetak dua gol.
Setelah lebih dari enam dekade, kedua tim bertemu lagi di kompetisi Eropa. Namun, mengingat performa mereka yang sangat berbeda saat ini, Tottenham memahami bahwa perjalanan mereka ke Metropolitano akan menjadi tantangan besar bagi ambisi mereka untuk melaju lebih jauh di Liga Champions musim ini.
Sumber: https://znews.vn/truc-iep-atletico-vs-tottenham-post1633881.html







Komentar (0)