![]() |
Kane dan rekan setimnya membutuhkan kemenangan untuk melaju ke babak selanjutnya. |
Bayern Munich menghadapi tantangan besar saat memasuki leg kedua semifinal Liga Champions melawan PSG, setelah kalah 4-5 di leg pertama. Meskipun berada dalam situasi yang hampir putus asa, kebangkitan mereka di akhir pertandingan telah menjaga harapan mereka untuk mencapai final Liga Champions ke-12 tetap hidup.
Namun, statistik tidak berpihak pada mereka, karena Bayern hanya memenangkan 1 dari 8 kali terakhir mereka membalikkan defisit di leg pertama, dan telah kalah dalam 5 penampilan terakhir mereka di semifinal dua leg. Meskipun demikian, Allianz Arena tetap menjadi keuntungan besar, karena mereka hanya kalah 1 dari 29 pertandingan kandang terakhir mereka di Liga Champions dan telah memenangkan semua 6 pertandingan musim ini.
Di sisi lain, PSG unggul satu gol dan mengincar tonggak sejarah: menjadi tim Prancis pertama yang mencapai tiga final Liga Champions. Tim asuhan Luis Enrique ini memiliki rekor knockout yang mengesankan dengan 13 kemenangan dalam 16 pertandingan terakhir mereka. Mereka juga menunjukkan ketahanan, secara konsisten memanfaatkan keunggulan leg pertama mereka, melaju dengan selisih satu gol dalam 14 dari 17 pertemuan. Jika mereka berhasil kali ini, PSG akan menjadi juara bertahan pertama yang mencapai final sejak Real Madrid pada musim 2017/18.
Rekor pertemuan kedua tim sedikit menguntungkan Bayern, tetapi PSG sedang dalam performa mencetak gol yang mengesankan dengan 43 gol musim ini. Pertandingan ini diprediksi akan berlangsung seru, terutama dengan kehadiran Harry Kane dan Khvicha Kvaratskhelia, dua striker dalam performa puncak, yang siap bersinar.
Sumber: https://znews.vn/truc-iep-bayern-vs-psg-post1649089.html







