
China telah menetapkan daftar 63 sektor teknologi strategis yang berada di bawah kendalinya. Foto: Materi arsip.
Menurut laporan tersebut, daftar itu disusun oleh para ilmuwan dan peneliti Tiongkok untuk mengidentifikasi teknologi yang dianggap sensitif atau memiliki keunggulan kompetitif yang tinggi. Bidang yang tercakup meliputi semikonduktor canggih, kecerdasan buatan (AI), komputasi kuantum, teknologi kedirgantaraan, bioteknologi, dan pengolahan logam tanah jarang.
Para analis meyakini bahwa pembentukan portofolio ini mencerminkan upaya China untuk melindungi teknologi inti dan mempertahankan keunggulan kompetitif di industri strategis. Langkah ini juga dilakukan di tengah pembatasan ekspor chip canggih, peralatan manufaktur semikonduktor, dan teknologi canggih lainnya yang terkait dengan China yang baru-baru ini diberlakukan oleh AS.

Para peserta berinteraksi dengan robot di sebuah konferensi kecerdasan buatan di Tiongkok, 19 April 2021. Foto: Xinhua
Menurut para ahli, banyak sektor yang tercantum di atas memainkan peran penting dalam rantai pasokan global. Jika langkah-langkah pengendalian diterapkan di masa mendatang, tidak hanya bisnis Amerika tetapi juga perusahaan di Eropa, Jepang, Korea Selatan, dan Australia dapat terpengaruh.
Belum ada pengumuman resmi dari pihak berwenang Tiongkok mengenai penerapan pembatasan ekspor baru pada sektor teknologi ini. Namun, para pengamat percaya bahwa persiapan mekanisme pengaturan untuk teknologi strategis menunjukkan tren peningkatan persaingan di bidang teknologi tinggi di antara negara-negara ekonomi utama.
Para ahli percaya bahwa, seiring dengan teknologi dan kontrol ekspor yang baru-baru ini diterapkan oleh banyak negara, perkembangan ini mencerminkan semakin pentingnya teknologi bagi daya saing ekonomi, pembangunan industri, dan keamanan nasional.
Thanh Hang
Sumber: https://baothanhhoa.vn/trung-quoc-lap-danh-muc-kiem-soat-63-linh-vuc-cong-nghe-chien-luoc-289817.htm







Komentar (0)