Dengan tujuan menyempurnakan pengujian teknis, membangun ekosistem industri, dan secara bertahap membawa 6G keluar dari laboratorium, Beijing berharap dapat meletakkan dasar bagi komersialisasi teknologi ini sekitar tahun 2030.
Di luar penelitian, Tiongkok mempercepat persiapan untuk membawa teknologi 6G lebih dekat ke aplikasi praktis. Salah satu langkah penting adalah persetujuan pita uji 6 GHz untuk teknologi 6G, yang dianggap sebagai fondasi penting untuk uji coba skala besar di masa mendatang.
Wang Tan, Direktur Departemen Perencanaan Frekuensi Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi Tiongkok, menyatakan: "Pita 6 GHz adalah sumber daya frekuensi berkualitas tinggi dengan bandwidth besar, jangkauan luas, dan keandalan tinggi. Pita ini juga memiliki kompatibilitas yang baik dengan ekosistem 5G saat ini, memungkinkan kita untuk memanfaatkan infrastruktur industri yang ada sekaligus mengurangi biaya penyebaran selama transisi dari 5G ke 6G."
China kini telah memasuki fase kedua pengujian teknologi 6G, setelah menyelesaikan fase pertama dari tahun 2022 hingga 2025 dengan lebih dari 300 teknologi inti yang diteliti dan dikembangkan. Para ahli percaya bahwa peta jalan pengembangan 6G semakin jelas dan komersialisasi dapat dimulai pada akhir dekade ini.
Akademisi You Xiaohu dari Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok menyatakan: "Secara keseluruhan, peta jalan pengembangan dan kerangka teknologi untuk 6G cukup jelas. Menurut konsensus internasional, versi standar 6G pertama dapat diselesaikan dalam waktu sekitar dua tahun. Kemudian, dalam satu hingga dua tahun berikutnya, produk komersial pertama akan muncul di pasaran."
Dengan persiapan berskala besar mulai dari alokasi spektrum dan standar teknis hingga ekosistem industri, Tiongkok sedang meletakkan dasar bagi generasi telekomunikasi berikutnya, di tengah persaingan global yang semakin ketat untuk teknologi 6G.
Sumber: https://vtv.vn/trung-quoc-tang-toc-cuoc-dua-6g-100260627103047334.htm








