Osteoartritis adalah proses bertahap yang perlahan mengurangi kapasitas menahan beban tulang rawan sendi. Kondisi ini tidak lagi dikaitkan dengan perubahan cuaca atau usia lanjut. Saat ini, osteoartritis merupakan masalah umum bagi kaum muda, terutama mereka yang berusia 30-an. Sebuah studi terbaru di Vietnam menunjukkan bahwa 30% orang di atas 35 tahun mengalami osteoartritis.
Minh Nguyet (32 tahun, akuntan) berbagi: "Dulu, duduk di kantor selama 8 jam sehari 'tidak masalah,' tetapi sejak berusia 30 tahun, 8 jam itu menjadi lebih sulit. Tubuh saya mulai menunjukkan tanda-tanda nyeri di bahu dan leher, terkadang nyeri menjalar hingga ke tulang belikat. Nyerinya bukan hanya pegal tumpul saat duduk di depan komputer, tetapi juga muncul di pagi hari setelah bangun tidur."
Le Huy (36 tahun, pengemudi) berbagi: "Ketika saya pertama kali memulai pekerjaan ini, leher dan punggung bawah saya akan terasa sakit menjelang siang, dan pergelangan tangan saya akan mati rasa karena memegang setir selama berjam-jam. Seluruh tubuh saya akan terasa pegal di malam hari, dan terkadang bahkan mengubah posisi tidur miring pun membuat leher saya kaku. Sekarang saya sudah terbiasa dengan rasa sakit dan nyeri ini."
Dr. Tang Ha Nam Anh, Presiden Asosiasi Artroskopi dan Penggantian Sendi Vietnam, mengatakan bahwa gejala osteoartritis biasanya berkembang perlahan dan memburuk seiring waktu, umumnya menyerang area seperti lutut, tulang belakang, bahu, leher, jari, dan pergelangan kaki. Kasus Nguyet dan Huy juga umum terjadi di antara banyak pasien muda saat ini – mereka yang pekerjaannya melibatkan duduk dalam waktu lama dan sedikit aktivitas fisik.
Osteoartritis tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan dalam kehidupan sehari-hari tetapi juga dapat dengan mudah menyebabkan konsekuensi jangka panjang pada sistem muskuloskeletal, seperti nyeri berkepanjangan, perubahan struktur sendi, dan bahkan hilangnya mobilitas.
Namun, menurut pengamatan dokter, kaum muda saat ini tidak "antusias" untuk mencegah osteoarthritis sejak dini, dan sebagian besar akan menganggap nyeri sebagai gejala pekerjaan yang penuh tekanan. "Kaum muda sering meredakan nyeri dengan mencari layanan terapi sementara atau mengonsumsi obat tanpa resep dokter. Baru ketika nyeri menjadi parah dan memengaruhi pekerjaan serta kehidupan sehari-hari mereka, barulah mereka mulai mempertimbangkan metode pengobatan khusus," ujar Dr. Nam Anh.
Osteoartritis adalah manifestasi dari proses penuaan, yang merupakan bagian tak terhindarkan dari tubuh. Setelah usia 30 tahun, tulang mulai memasuki tahap awal penuaan, produksi kolagen dan cairan sendi menurun, sehingga mengurangi elastisitas dan pelumasan pada sendi.
Tingkat degenerasi sendi sangat bergantung pada gaya hidup dan kebiasaan sehari-hari. Pekerja kantoran, dengan kebiasaan duduk dalam waktu lama, membungkuk, menyilangkan kaki, dan menekuk pergelangan tangan saat mengetik, berdampak negatif pada sendi dan ligamen mereka, yang menyebabkan nyeri muskuloskeletal, mati rasa, dan degenerasi dini.
Selain itu, kurangnya paparan sinar matahari, menjadwalkan olahraga di akhir pekan, dan mengonsumsi banyak makanan cepat saji dan minuman manis juga dapat mempercepat timbulnya osteoartritis.
Pola makan yang buruk mempercepat proses degenerasi sendi.
Dr. Tang Ha Nam Anh percaya bahwa usia 30 tahun adalah "masa keemasan" untuk mencegah osteoartritis. Menerapkan langkah-langkah untuk melindungi sistem muskuloskeletal pada usia ini dapat "mengulur waktu," memperlambat proses degeneratif dan meminimalkan konsekuensi serius bagi sistem muskuloskeletal.
Salah satu kebiasaan pertama yang dapat dimulai oleh kaum muda saat ini adalah menyesuaikan pola makan mereka. Dr. Tang Ha Nam Anh mendorong kaum muda untuk melakukan perubahan tertentu pada pola makan mereka untuk menyediakan jumlah nutrisi yang tepat yang dibutuhkan tubuh, mencegah degenerasi muskuloskeletal sejak usia 30-an.
Banyak yang percaya bahwa kalsium adalah unsur terpenting, mineral utama dalam pembentukan tulang. Oleh karena itu, fokus pada asupan kalsium sudah cukup untuk mencegah degenerasi muskuloskeletal.
Dr. Nam Anh menyatakan bahwa anggapan ini memiliki banyak kekurangan. Kalsium membutuhkan dukungan vitamin dan mineral lain agar dapat dimetabolisme ke dalam sistem muskuloskeletal, sehingga secara efektif mencegah penuaan tulang.
Sebagai merek perawatan muskuloskeletal terkemuka yang direkomendasikan oleh ahli gizi, Anlene telah meneliti dan mengembangkan formula MOVEPRO, yang mengandung semua nutrisi penting, teruji secara klinis, dan terbukti membantu memperkuat sistem muskuloskeletal serta secara efektif mendukung pencegahan penuaan tulang.
Anlene GOLD 5X dengan sistem MOVEPRO adalah suplemen nutrisi yang membantu mencegah risiko osteoartritis sejak usia dini. Mengonsumsi dua gelas Anlene setiap hari membantu memenuhi kebutuhan kalsium Anda dan menyediakan nutrisi penting lainnya untuk menjaga kesehatan tulang dan sendi jangka panjang.
*Studi ini dilakukan oleh IQVIA dari tanggal 12 Juli 2023 hingga 11 Agustus 2023. Studi ini menunjukkan bahwa Anlene – merek suplemen yang paling direkomendasikan oleh para ahli (termasuk susu dan formula) untuk kesehatan tulang/sendi bagi pasien mereka selama 6 bulan terakhir.
Sumber: Anele
Tautan sumber






Komentar (0)