Langkah ini diambil seiring perusahaan sedang menjalani restrukturisasi, memisahkan operasi manufakturnya di Vietnam, dan bersiap untuk mentransfer kepemilikan pabrik kepada sekelompok investor.
VinFast Manufacturing and Trading Joint Stock Company (VFTP) baru saja mengeluarkan pemberitahuan kepada pemegang obligasi sesuai dengan peraturan Kementerian Keuangan mengenai perubahan personel senior.
Oleh karena itu, Bapak Pham Nhat Vuong telah dibebaskan dari tugasnya sebagai Direktur Jenderal VFTP terhitung sejak 22 Juni. Beliau akan digantikan oleh Bapak Trinh Van Ngan.
Namun, pemberhentian tersebut hanya berlaku untuk badan hukum VFTP di Vietnam. Bapak Pham Nhat Vuong tetap menjabat sebagai CEO VinFast secara global, dan terus mengelola operasional perusahaan kendaraan listrik tersebut di tingkat internasional.
Perubahan personel ini terjadi tak lama setelah VinFast menyetujui rencana restrukturisasi berskala besar.
Sebelumnya, pada tanggal 16 Juni, Rapat Umum Pemegang Saham VinFast menyetujui rencana pemecahan perusahaan. Menurut rencana tersebut, sebagian aset, hak, kewajiban, dan saham dari pemegang saham yang ada akan dialihkan ke entitas hukum baru tanpa mengakhiri keberadaan VFTP.

Miliarder Pham Nhat Vuong. Foto: VIC
Badan hukum baru ini bernama VinFast Vietnam Joint Stock Company (VFVN), berkantor pusat di Zona Ekonomi Dinh Vu - Cat Hai (Hai Phong), dengan modal dasar hampir 5.184 miliar VND.
Sesuai dengan rencana yang diumumkan, VFVN akan mengambil alih banyak aktivitas inti VinFast, termasuk penelitian dan pengembangan (R&D) global, kekayaan intelektual, penjualan, dan layanan purna jual. Bersamaan dengan itu, perusahaan akan memegang saham di beberapa anak perusahaan di luar negeri seperti VinFast Engineering Australia Pty Ltd, VinFast Germany GmbH, dan unit bisnis komersial dan layanan VinFast.
Sementara itu, VFTP akan mempertahankan aset yang terkait dengan sistem pabrik manufakturnya di Vietnam, kepemilikan sahamnya di VinEG Green Energy Solutions Joint Stock Company, dan kewajiban keuangan kepada kreditur independen, dengan tunduk pada persetujuan dari pihak-pihak terkait.
Sesuai rencana, VinFast akan mengalihkan seluruh kepemilikannya di VFTP kepada sekelompok investor yang dipimpin oleh Future Investment Research and Development Joint Stock Company. Bapak Pham Nhat Vuong juga akan berpartisipasi dalam transaksi ini sebagai investor minoritas.
Nilai total transaksi tersebut diumumkan sekitar $530 juta.
Setelah restrukturisasi selesai, VFTP akan terus mengoperasikan pabrik-pabriknya di Vietnam dan memproduksi kendaraan berdasarkan kontrak untuk VFVN. Kedua pihak akan menandatangani perjanjian produksi untuk memastikan kelancaran rantai pasokan. Kendaraan akan terus diproduksi sesuai dengan desain dan standar teknis yang diberikan oleh VFVN.
Manajemen VinFast menyatakan bahwa restrukturisasi tersebut dapat menghasilkan keuntungan satu kali yang akan dicatat dalam laporan keuangan, meskipun nilai spesifik dan metode akuntansinya masih dalam tahap penilaian.
Bagi para kreditur dan investor obligasi, perusahaan menegaskan bahwa pemisahan tersebut tidak mengubah ketentuan tranche obligasi yang diterbitkan, tidak memengaruhi kemampuan untuk membayar kewajiban utang, dan tidak menciptakan kewajiban untuk membeli kembali obligasi sebelum jatuh tempo.
Sesuai dengan peraturan, setelah selesainya pemisahan bisnis, VinFast dan perusahaan yang dipisahkan akan bertanggung jawab secara bersama-sama dan secara tanggung jawab penuh atas hutang, kontrak kerja, dan kewajiban keuangan yang timbul sebelum pemisahan, kecuali para pihak menyepakati hal lain sesuai dengan hukum.
Oleh karena itu, kepergian Bapak Pham Nhat Vuong dari posisi CEO di VFTP dipandang sebagai bagian dari restrukturisasi struktur tata kelola setelah perusahaan memisahkan segmen bisnisnya. Dalam model baru ini, segmen manufaktur di Vietnam akan beroperasi di bawah entitas hukum yang terpisah, sementara aktivitas yang terkait dengan penelitian, pengembangan produk, bisnis, dan ekspansi pasar global akan dipusatkan di VinFast Vietnam.
Ini merupakan langkah penting karena VinFast terus menyesuaikan model organisasinya untuk melayani strategi pengembangannya di pasar internasional, sekaligus memobilisasi sumber daya tambahan dari investor untuk produksi dalam negeri.
Sumber: https://vietnamnet.vn/ty-phu-pham-nhat-vuong-thoi-lam-ceo-vinfast-2528981.html