Komponen nutrisi dalam jus jeruk
Menurut surat kabar Health & Life, Dr. Vu Dai Duong, seorang spesialis nutrisi di Universitas Kedokteran Hanoi , menyatakan bahwa segelas jus jeruk segar mengandung 112 kalori, 2g protein, 0g lemak, 26g karbohidrat, 0g serat, dan 21g gula.
Jus jeruk biasanya tidak mengandung pati atau serat. Hampir semua karbohidratnya berbentuk gula. Gula alami ini (fruktosa) memberikan rasa manis yang khas pada jus jeruk.
Hanya satu gelas jus jeruk sudah memenuhi 100% kebutuhan vitamin C harian Anda. Satu porsi jus jeruk menyediakan lebih banyak vitamin C daripada semangkuk kale, dua mangkuk kembang kol, atau tiga buah tomat ukuran sedang.
Jus jeruk juga dianggap sebagai salah satu sumber antioksidan terbaik, bersama dengan minum anggur, teh, dan mengonsumsi buah beri seperti stroberi, raspberry, dan blueberry. Kaya akan antioksidan yang ampuh, jus jeruk memiliki efek anti-inflamasi dan meningkatkan kesehatan.
Jus jeruk dengan ampas merupakan sumber serat yang kaya. Studi menunjukkan bahwa serat membantu tubuh menjaga kesehatan pencernaan dan dapat mengurangi risiko penyakit seperti diabetes, penyakit kardiovaskular, dan beberapa jenis kanker.
Banyak orang bertanya-tanya apakah minum jus jeruk setiap hari baik untuk kesehatan mereka.
Apakah minum jus jeruk setiap hari baik untuk kesehatan?
Menurut dokter Bui Dac Sang dari Asosiasi Pengobatan Tradisional Hanoi, jeruk mengandung banyak mineral, vitamin, antioksidan, flavonoid, dan senyawa tumbuhan. Berikut adalah manfaat luar biasa dari jus jeruk, yang juga menjadi alasan mengapa orang sehat sebaiknya mengonsumsi minuman ini setiap hari untuk meningkatkan kesehatan mereka.
Berikut adalah manfaat minum jus jeruk setiap hari:
Meningkatkan kekebalan tubuh
Karena jus jeruk kaya akan vitamin C, meminumnya membantu mengurangi risiko pilek musiman dan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.
Selain itu, vitamin C dalam jus jeruk melawan radikal bebas, sehingga memperlambat proses penuaan dan membantu tubuh menyerap mineral tertentu seperti zat besi dan kalsium dengan lebih baik. Minum jus jeruk juga merupakan cara untuk menambah kolagen dalam tubuh untuk memperbaiki kerusakan sel dan mendorong pertumbuhan jaringan baru.
Detoksifikasi
Mengonsumsi jus jeruk dengan benar dapat membantu meningkatkan fungsi ginjal dan mengurangi nyeri yang disebabkan oleh batu ginjal. Selain itu, asam sitrat dan sitrat dalam jus jeruk mengurangi risiko pembentukan dan perkembangan batu ginjal.
Jus jeruk memiliki ciri khas alkalinitas yang tinggi. Oleh karena itu, jus jeruk dapat melarutkan asam yang membentuk produk limbah di ginjal dan membersihkan darah. Inilah sebabnya mengapa jus jeruk disebut sebagai detoksifikasi alami untuk hati, ginjal, dan saluran pencernaan.
Meningkatkan fungsi sistem pencernaan
Jika Anda minum jus jeruk pada waktu yang tepat, kandungan aktif dalam minuman ini akan menstabilkan proses pencernaan, meminimalkan cairan lambung dan kelebihan asam di perut. Hal ini membantu mengurangi tukak lambung.
Orang yang sering mengalami diare atau sembelit dapat minum jus jeruk untuk memperbaiki fungsi usus. Sifat basa dan asam dalam jus jeruk juga akan membantu membersihkan sistem pencernaan secara alami.
Meningkatkan sirkulasi darah
Kandungan folat yang tinggi dalam jus jeruk berperan dalam pembentukan DNA, melindungi sel, dan mendorong pertumbuhan yang sehat. Selain itu, folat juga merupakan mineral yang membantu melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan sel.
Mengonsumsi jus jeruk dengan benar membantu darah dan banyak organ lainnya berfungsi lebih lancar, merangsang pembentukan sel darah merah baru, dan mengurangi proses oksidasi yang terjadi di dalam sel.
Catatan:
Menurut ahli pengobatan herbal Bui Dac Sang, Anda sebaiknya minum jus jeruk 1-2 jam setelah sarapan atau makan siang. Anda perlu meminum jus jeruk segera setelah diperas, karena membiarkannya terlalu lama akan menyebabkan nilai gizinya, terutama kandungan vitamin C, hilang.
Selain itu, orang dewasa sebaiknya hanya minum maksimal 200 ml per hari karena mengandung 60 mg vitamin C (setara dengan 100% kebutuhan vitamin C harian untuk orang dewasa). Melebihi jumlah ini dapat menyebabkan kelebihan vitamin C, yang tidak baik untuk tubuh dalam jangka panjang.
Meskipun jus jeruk baik untuk kesehatan, jus ini tidak cocok untuk kelompok orang tertentu. Penderita pankreatitis, tukak duodenum, atau tukak lambung sebaiknya membatasi konsumsi jus jeruk untuk menghindari penumpukan asam dan zat organik yang meningkatkan asam lambung, yang menyebabkan rasa terbakar di dada dan memperburuk tukak.
Informasi di atas menjawab pertanyaan "Apakah minum jus jeruk setiap hari baik untuk kesehatan?". Semoga dengan informasi ini, Anda dapat menggunakan jus jeruk dengan benar untuk mendapatkan manfaat terbaik.
Sumber: https://vtcnews.vn/uong-nuoc-cam-hang-ngay-co-tot-ar913398.html






Komentar (0)