![]() |
Van Dijk bersinar melawan Qarabag. Foto: Reuters . |
Di kandang sendiri, Liverpool menunjukkan kekuatan mereka dengan menghancurkan Qarabag 6-0, secara resmi mengamankan tempat mereka di babak 16 besar Liga Champions. Pertandingan ini juga menandai tonggak sejarah yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah turnamen paling bergengsi di Eropa.
Menurut Opta , Van Dijk menjadi bek tengah pertama yang mencetak 3 assist dalam pertandingan Liga Champions, sebuah prestasi yang menunjukkan pengaruh menyeluruh kapten Liverpool tersebut baik dalam pertahanan maupun serangan.
Sejak menit-menit awal, Liverpool sepenuhnya mendominasi lawan mereka. Pada menit ke-15, setelah sebuah serangan, Van Dijk memberikan assist pertama, mengumpan kepada Alexis MacAllister untuk membuka skor.
Pada menit ke-57, bek tengah asal Belanda itu melanjutkan kontribusinya, memberikan assist untuk gol Hugo Ekitike yang membuat skor menjadi 4-0 untuk Liverpool. Sebelum pertandingan berakhir, kapten The Reds itu melengkapi hat-trick assist-nya dengan umpan yang menghasilkan gol untuk Federico Chiesa.
![]() |
Van Dijk dikelilingi oleh para pemain Qarabag. Foto: Reuters . |
Tiga assist dari posisinya sebagai bek tengah mencerminkan evolusi gaya bermain Van Dijk. Lebih dari sekadar "perisai baja" di depan gawang, bintang Belanda ini juga menunjukkan kemampuan umpan panjang yang luar biasa dan keterampilan membaca permainan.
Kemenangan 6-0 melawan Qarabag juga menunjukkan dominasi absolut Liverpool secara statistik. Opta menunjukkan bahwa The Reds melepaskan 38 tembakan, jumlah tertinggi kedua dalam sejarah Liga Champions sejak data mulai dikumpulkan pada musim 2003/04. Hanya Bayern Munich (43 tembakan di final 2012 melawan Chelsea) yang memiliki rekor lebih tinggi.
Dengan kemenangan telak ini, Liverpool dengan percaya diri melaju ke babak 16 besar Liga Champions, melanjutkan performa impresif mereka di kompetisi Eropa.
Sumber: https://znews.vn/van-dijk-di-vao-lich-su-champions-league-post1623768.html








Komentar (0)