
Seminar tersebut menegaskan dengan kuat misi sastra dan seni dalam kebangkitan budaya nasional sesuai dengan semangat Resolusi 80-NQ/TW dari Politbiro .
Lokakarya ini menampilkan 35 presentasi berharga, dengan 10 penulis undangan yang berbicara tentang isu-isu penting dalam sastra dan seni, serta arah pengembangan industri budaya dari perspektif tiga kota: Hanoi , Hue, dan Ho Chi Minh City.
Pada konferensi tersebut, para ahli sepakat bahwa sastra dan seni merupakan landasan spiritual dan kekuatan pendorong utama dalam menciptakan sistem nilai. Sastra dan seni tidak hanya mencerminkan wajah masyarakat tetapi juga secara langsung menciptakan nilai-nilai kemanusiaan, memelihara jiwa, gaya hidup, dan karakter masyarakat Vietnam di era baru.
Melalui lensa tiga pusat kota Hanoi, Hue, dan Ho Chi Minh City, sastra dan seni menggambarkan gambaran budaya yang beragam namun terpadu, menegaskan posisi penting setiap wilayah dalam denyut nadi nasional. Sastra dan seni memainkan peran pelopor dalam memupuk aspirasi budaya, kemakmuran, dan kebanggaan nasional. Pada saat yang sama, sastra dan seni merupakan "kekuatan lunak" yang mendorong perekonomian dan industri budaya; ia mendorong perancangan ulang warisan budaya menjadi "kekuatan lunak," membantu warisan tidak hanya menjadi kenangan tetapi juga penggerak ekonomi melalui ruang seni digital dan ekosistem kreatif.
Isu penting lain yang diangkat dalam konferensi tersebut adalah peran sastra dan seni dalam melestarikan dan mempromosikan nilai-nilai warisan budaya dalam konteks modern. Sastra dan seni membantu bentuk-bentuk seni tradisional (seperti Cheo, Ca Tru, Nha Nhac, Ca Hue, Don Ca Tai Tu) tetap hidup dan berkembang di ruang kota modern, alih-alih hanya menjadi "peninggalan fosil" di museum.
Sastra dan seni berfungsi sebagai jembatan antara nilai-nilai lama dan baru, membantu warisan budaya "beradaptasi kembali" untuk melestarikan semangat nasional dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan ledakan kecerdasan buatan (AI). Dalam konteks saat ini, ada kebutuhan mendesak untuk mempromosikan transformasi digital dan membangun platform seni digital bersama untuk memperpanjang umur karya seni dan memastikan pembangunan berkelanjutan seni Vietnam di era integrasi.
Sastra dan seni merupakan faktor yang mendorong kohesi dan penyebaran budaya Vietnam ke dunia serta menciptakan mekanisme keterkaitan berkelanjutan antara pusat-pusat kebudayaan untuk bersama-sama menyebarkan nilai-nilai budaya Vietnam.
Di era digital dan ledakan kecerdasan buatan (AI), sastra dan seni Vietnam memberikan kontribusi yang luar biasa bagi perkembangan budaya. Seniman dan penulis masa kini bukan hanya pencipta konten, tetapi juga "inti" yang menyediakan bahan baku untuk seni dan pariwisata.
Transformasi digital bukan hanya tentang mengganti alat, tetapi juga tentang merestrukturisasi ekosistem seni secara komprehensif. Mulai dari mendigitalisasi warisan budaya hingga membentuk kembali pengalaman estetika di media sosial, sastra dan seni berupaya memperpanjang umur karya dan menciptakan pendekatan baru.
Dalam pidatonya di konferensi tersebut, Profesor Madya Dr. Do Hong Quan, Presiden Persatuan Asosiasi Sastra dan Seni Vietnam, menekankan: "Resolusi No. 80-NQ/TW tahun 2026 dari Politbiro tentang pengembangan budaya Vietnam memiliki arti penting khusus, yang secara jelas menegaskan posisi dan peran budaya dalam pembangunan berkelanjutan negara. Resolusi ini menempatkan budaya sebagai fondasi spiritual masyarakat, sekaligus menganggap budaya sebagai kekuatan pendorong endogen bagi pembangunan nasional."
Menurut Profesor Madya, Dr. Do Hong Quan, hal ini juga memunculkan tuntutan baru: asosiasi harus berinovasi dalam metode operasional mereka, sambil mempertahankan identitas profesional mereka dan secara efektif berpartisipasi dalam tugas-tugas bersama Front Tanah Air, terutama dalam pekerjaan mobilisasi massa dan membangun persatuan nasional. Melalui sastra dan seni, mereka dapat membantu menabur emosi yang indah, menumbuhkan patriotisme, kebanggaan nasional, semangat kebersamaan, dan tanggung jawab sipil.
Sumber: https://nhandan.vn/van-hoc-nghe-thuat-gop-phan-phat-trien-van-hoa-viet-nam-post961084.html








Komentar (0)