Setelah libur Tet, banyak siswa di daerah pegunungan Nghe An belum kembali ke sekolah, menyebabkan situasi ketidakhadiran terus berlanjut. Menghadapi situasi ini, pemerintah daerah, polisi komune, dan guru terpaksa mendatangi desa-desa dan rumah-rumah untuk membujuk anak-anak agar mau bersekolah.
Siswa putus sekolah setelah Tet bukanlah fenomena baru, tetapi tahun ini telah terjadi di banyak daerah, sehingga sulit untuk mempertahankan jumlah siswa. Pemerintah dan sektor pendidikan sedang berupaya keras mencari solusi agar siswa dapat kembali bersekolah.
Di kelurahan Bao Thang, distrik perbatasan Ky Son (Nghe An), banyak siswa yang masih tidak masuk sekolah karena keluarga mereka sibuk dengan upacara seperti pernikahan dan pemakaman. Para guru dan petugas kelurahan telah menyeberangi jalan berlumpur, melewati desa Tha Lang, Ca Da, Xao Va... untuk membujuk orang tua agar mengembalikan anak-anak mereka ke sekolah. Menurut Bapak Le Duong Le, Wakil Kepala Sekolah Asrama Dasar dan Menengah Bao Thang untuk Etnis Minoritas, seluruh kelurahan Bao Thang memiliki 444 siswa, 100% di antaranya adalah anak-anak dari kelompok etnis Kho Mu. Setelah liburan, 28 siswa belum kembali ke sekolah, sehingga sekolah harus mengirimkan guru ke keluarga mereka untuk membujuk mereka agar datang ke sekolah.
Tak hanya di Ky Son, di Sekolah Asrama Dasar Luong Minh (Kelurahan Luong Minh, Distrik Tuong Duong), setelah Tet, 50 siswa tidak hadir, terutama karena kondisi keluarga yang sulit dan kurangnya perhatian dari orang tua. Untuk mengatasi situasi ini, Kepolisian Kelurahan Luong Minh berkoordinasi dengan para guru untuk menyeberangi gunung dan mengarungi sungai ke setiap desa guna meyakinkan keluarga-keluarga tersebut.
Letnan Senior Nguyen Van Hung, Kepala Kepolisian Komune Luong Minh, mengatakan bahwa lima siswa yang terancam putus sekolah telah kembali bersekolah berkat upaya para petugas kepolisian dan guru. Berkat kegigihan kepolisian dan guru, kesadaran orang tua dan siswa di daerah pegunungan telah berubah. Hingga saat ini, 50 siswa Sekolah Asrama Dasar Luong Minh telah kembali bersekolah.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Tuong Duong, hingga 14 Februari, masih terdapat 117 siswa di kabupaten tersebut yang belum kembali ke sekolah. Dinas pendidikan terus berkoordinasi dengan pemerintah dan sekolah untuk melakukan sosialisasi dan mobilisasi, memastikan siswa segera kembali ke sekolah, tanpa mengganggu kegiatan belajar mengajar.
[iklan_2]
Sumber: https://daidoanket.vn/vao-ban-tim-hoc-tro-10299979.html
Komentar (0)