Diskusi "Mempromosikan inisiatif 'rasa' alami menuju ekonomi rendah karbon" dalam kerangka Forum Bisnis Pembangunan Berkelanjutan Vietnam 2023 (VCSF), 23 Agustus. (Foto: Van Chi) |
VCSF 2023 bertema "Global Green Race: Dari Strategi Menuju Praktik Bisnis Berkelanjutan". Ini adalah penyelenggaraan VCSF ke-10 berturut-turut.
VCSF digagas tepat sebelum Vietnam dan 192 negara di seluruh dunia berkomitmen untuk melaksanakan Agenda 2030 dengan 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Perserikatan Bangsa-Bangsa, sekaligus berkomitmen untuk memitigasi perubahan iklim di COP 21 pada tahun 2015 di Paris (Prancis) sebagai demonstrasi nyata kreativitas, semangat kepeloporan dan komitmen VCCI secara umum, dan VBCSD secara khusus, dalam perjalanan untuk terus mendukung komunitas bisnis Vietnam di jalur pembangunan berkelanjutan.
Pada bulan September 2023, KTT SDG Perserikatan Bangsa-Bangsa akan berlangsung di New York, AS, untuk meninjau titik tengah implementasi Agenda 2030 dan menguraikan rencana untuk mempercepat tindakan menuju 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG).
Pada tonggak sejarah ini, terlihat bahwa dunia masih menghadapi semakin banyak tantangan akibat perubahan iklim, krisis ketahanan pangan, ketahanan energi, epidemi, kemerosotan ekonomi global, ketidakstabilan geopolitik, dan sebagainya. Khususnya, penurunan keanekaragaman hayati, menipisnya sumber daya alam, dan perubahan iklim menciptakan tekanan yang lebih berat bagi umat manusia. Hal ini juga berarti bahwa penyelesaian masalah lingkungan dan perubahan iklim akan berkontribusi signifikan dalam memastikan masa depan berkelanjutan yang diinginkan umat manusia.
Dari perspektif ini, model bisnis "alami" – bisnis yang menciptakan dampak positif terhadap lingkungan – merupakan salah satu solusi paling optimal untuk mencapai tujuan pembangunan bisnis berkelanjutan, yang dengan demikian berkontribusi pada kemakmuran dan kesejahteraan setiap negara dan bangsa. Hal ini juga merupakan pesan yang disampaikan melalui berbagai topik yang disajikan dan dibahas di Forum VCSF 2023.
Wakil Presiden VCCI, Ketua VBCSD Nguyen Quang Vinh mengatakan bahwa, menghadapi persyaratan pembangunan berkelanjutan, komunitas bisnis perlu mendefinisikan ulang keberhasilan bisnis tidak hanya dalam hal angka keuangan tetapi sekarang juga mencakup kemampuan untuk beradaptasi, bertahan dan pulih dari tantangan yang belum pernah terjadi sebelumnya, atau bisnis perlu menghubungkan keberhasilan dan pertumbuhan jangka panjang mereka dengan manfaat berkelanjutan dari komunitas, masyarakat, dan lingkungan.
"Setelah mengubah pola pikir, bisnis juga perlu berfokus pada sejumlah prioritas tindakan, yaitu: mentransformasi rantai nilai dan rantai pasokan ke arah yang lebih berkelanjutan; mendorong akuntabilitas dalam bisnis; dan mendorong transformasi ganda (transformasi digital dan transformasi hijau)," tegas Wakil Presiden VCCI, Nguyen Quang Vinh.
Program Forum VCSF 2023 juga mencakup beragam konten dari sesi pleno dan tematik dengan topik "Mempromosikan inisiatif 'cita rasa' alami menuju ekonomi rendah karbon", "Meningkatkan daya saing bisnis melalui pembangunan rantai pasokan hijau", dan "Menuju bisnis 'cita rasa' alami dan pertumbuhan hijau dari fondasi praktik ESG dalam bisnis".
Dengan partisipasi banyak pembicara dari perusahaan perintis yang menerapkan bisnis berkelanjutan di Vietnam, rangkaian seminar tersebut menyebarkan praktik terbaik, memberikan solusi dan rekomendasi kebijakan untuk mendukung komunitas bisnis agar lebih efektif menerapkan produksi rendah emisi dan model bisnis; memperkuat rantai pasokan berkelanjutan; mendorong transisi energi bersih; meningkatkan efektivitas praktik tata kelola perusahaan berkelanjutan dan praktik kerangka kerja ESG; serta mendorong partisipasi bisnis dalam konservasi keanekaragaman hayati menuju tujuan pembangunan berkelanjutan.
Rekomendasi tersebut akan dikumpulkan oleh VBCSD-VCCI dan dilaporkan kepada Pemerintah, berfungsi sebagai informasi masukan yang berguna untuk merumuskan kebijakan baru, memfasilitasi pengembangan bisnis yang berkelanjutan.
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)