
Petugas penyelamat mencari korban di bawah reruntuhan setelah gempa ganda di Caracas, Venezuela. Foto: AA.
Menurut Ketua Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, hingga siang hari tanggal 25 Juni, sekitar 200 orang masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan, sementara sekitar 250 bangunan rusak atau hancur. Setidaknya delapan rumah sakit, markas Palang Merah Venezuela, dan Kedutaan Besar Prancis juga mengalami kerusakan. Negara bagian pesisir La Guaira, yang berbatasan dengan ibu kota Caracas, adalah daerah yang paling parah terkena dampaknya, mempengaruhi sekitar 70.000 keluarga.
Sebelumnya, Venezuela mengalami dua gempa bumi kuat secara beruntun. Gempa pertama, dengan magnitudo 7,2, terjadi sekitar 160 km sebelah barat ibu kota Caracas, diikuti kurang dari satu menit kemudian oleh gempa kedua dengan magnitudo 7,5. Menurut Survei Geologi AS (USGS), ini adalah gempa bumi terkuat yang tercatat di Venezuela sejak tahun 1900.
Upaya penyelamatan terhambat oleh gempa susulan yang terus terjadi. Hingga saat ini, negara tersebut telah mencatat setidaknya 138 gempa susulan. Di banyak daerah, warga dan sukarelawan harus menggali puing-puing secara manual untuk mencari orang yang terjebak karena kurangnya peralatan khusus. Banyak jalur transportasi, sistem tenaga listrik, dan bandara internasional di Caracas juga terdampak, memperlambat pengerahan pasukan penyelamat.

Badan Survei Geologi AS memperingatkan bahwa jumlah korban tewas akibat gempa bumi di Venezuela dapat terus meningkat. Foto: AA.
Sebuah situs web yang dibuat oleh masyarakat untuk melacak orang hilang saat ini mencantumkan lebih dari 46.000 kasus individu yang tidak dikenal; namun, angka ini belum diverifikasi secara independen oleh pihak berwenang resmi.
Badan Survei Geologi AS memperingatkan bahwa jumlah korban jiwa dapat terus meningkat dan berpotensi mencapai ribuan jika banyak daerah terpencil tetap tidak dapat diakses.
Menanggapi situasi tersebut, banyak negara dan organisasi internasional telah menyatakan dukungan kepada Venezuela. Amerika Serikat telah menyatakan kes readiness-nya untuk mengirim tim penyelamat, memberikan dukungan logistik, dan memulihkan operasi di bandara Caracas. Perserikatan Bangsa-Bangsa mengoordinasikan pasukan penyelamat internasional dan menyerukan kepada komunitas internasional untuk meluncurkan operasi bantuan skala besar guna memenuhi kebutuhan kemanusiaan yang mendesak di negara Amerika Selatan ini.
Thu Uyen
Sumber: https://baothanhhoa.vn/venezuela-chay-dua-cuu-ho-sau-dong-dat-kep-292369.htm








