Sebagai salah satu unit pelopor transformasi digital di sektor kesehatan , sejak tahun 2022, Rumah Sakit Umum Provinsi telah melakukan uji coba rekam medis elektronik di beberapa departemen dan bangsal, dan akan memperluasnya ke seluruh rumah sakit mulai tahun 2023.
Saat ini, rumah sakit menggunakan dan menyimpan rekam medis elektronik sebagai pengganti rekam medis kertas, menyimpan dan mengirimkan citra medis sebagai pengganti pencetakan film, dan menyimpan hasil tes sebagai pengganti pencetakan di atas kertas.
Perangkat lunak dan sistem teknologi informasi di Rumah Sakit Umum Provinsi terhubung secara lancar dan sinkron di semua tahapan, mulai dari penerimaan dan pengelolaan pasien, pengelolaan laboratorium, dan dukungan pengambilan keputusan medis hingga pengelolaan farmasi dan akuntansi keuangan. Hal ini menghilangkan kebutuhan pasien untuk menyimpan atau membawa banyak dokumen kertas saat mencari perawatan medis, sehingga mempersingkat waktu yang dibutuhkan di semua tahapan dan proses pemeriksaan dan perawatan medis.
Bagi para profesional di bidang kesehatan , rekam medis elektronik menghemat waktu dan tenaga dalam menangani prosedur administratif, mengurangi kesalahan dalam rekam medis, meningkatkan efisiensi manajemen, mereformasi proses pemeriksaan dan pengobatan medis, serta meminimalkan penggunaan dokumen kertas.
Semua informasi pasien selama proses pemeriksaan dan perawatan, termasuk data gambar dan hasil tes, disimpan dalam sistem, memungkinkan dokter untuk mengakses rekam medis dengan cepat dan komprehensif guna memberikan perawatan yang tepat dan tepat waktu.
Pengamatan di area rontgen Rumah Sakit Umum Provinsi menunjukkan bahwa, berkat penerapan teknologi, pasien tidak perlu lagi menunggu hasil pemeriksaan selama sebelumnya.
Bapak Nguyen Van Hai, seorang pasien yang datang untuk pemeriksaan, mengatakan: “Sebelumnya, selain menunggu hasil rontgen, kami juga harus menunggu hasilnya, sehingga kami membuang banyak waktu. Sekarang, gambar-gambar tersebut secara otomatis disimpan ke kode QR, sehingga dokter dapat melihat gambar rontgen pasien dan membaca hasilnya dari ruang pemeriksaan. Saat saya pergi untuk janji temu lanjutan, saya hanya perlu membawa kode QR; saya tidak perlu khawatir menyimpan atau membawa banyak berkas dan dokumen seperti sebelumnya.”
Demikian pula, di Rumah Sakit Kebidanan dan Pediatri Provinsi, penerapan rekam medis elektronik telah membantu mendigitalisasi seluruh proses pemeriksaan dan pengobatan medis. Semua informasi kesehatan dan riwayat medis pasien disimpan dalam sistem, sehingga mempersingkat waktu pemeriksaan dan pengobatan.
Ibu Nguyen Thi Huong dari Kelurahan Khai Quang (Vinh Yen) mengatakan: “Saya memilih Rumah Sakit Kebidanan dan Pediatri Provinsi untuk pemeriksaan kehamilan dan juga mendaftar untuk melahirkan di sana karena rumah sakit ini merupakan penyedia layanan kesehatan yang bereputasi dan dapat diandalkan di bidang kebidanan dan pediatri. Selain itu, setiap kali saya melakukan pemeriksaan, saya tidak perlu menyimpan gambar USG atau hasil tes karena semua rekam medis saya tersimpan dalam sistem perangkat lunak rumah sakit.”
Dengan tujuan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, sektor kesehatan provinsi telah berupaya untuk mempromosikan penerapan teknologi informasi, transformasi digital, dan berinvestasi dalam fasilitas, peralatan, dan infrastruktur teknologi informasi untuk mendukung kegiatan profesional ke arah yang cerdas dan modern.
Saat ini, 100% fasilitas medis di provinsi ini telah menerapkan teknologi informasi untuk mengurangi waktu tunggu dan mempermudah akses layanan medis bagi masyarakat; 100% fasilitas medis telah menerapkan pemeriksaan dan perawatan medis menggunakan kartu identitas warga yang dilengkapi chip dan pembayaran elektronik untuk biaya layanan medis; 100% unit medis tingkat provinsi dan distrik telah menerapkan perangkat lunak manajemen rumah sakit dan membangun koneksi data untuk mempermudah penyelesaian dan pembayaran biaya asuransi kesehatan.
Sistem layanan kesehatan provinsi selalu saling terhubung dan terintegrasi, memastikan dukungan profesional tepat waktu dari rumah sakit provinsi hingga pusat kesehatan tingkat distrik dan pos kesehatan tingkat kecamatan. Selain itu, unit-unit terkait telah membangun koneksi daring untuk pelatihan pengembangan profesional, transfer teknologi praktis, dan konsultasi jarak jauh dengan para ahli tingkat pusat untuk menangani kasus-kasus sulit.
Seiring dengan upaya implementasi rekam medis elektronik, sistem rekam medis elektronik merupakan salah satu langkah penting dalam transformasi digital industri perawatan kesehatan. Sistem ini tidak hanya mengelola kesehatan individu tetapi juga mengintegrasikan data pemeriksaan dan pengobatan medis dengan aplikasi rekam medis elektronik yang digunakan oleh masyarakat, memberikan informasi komprehensif kepada dokter tentang riwayat medis setiap pasien, sehingga secara optimal mendukung diagnosis dan pengobatan.
Semua data pemeriksaan dan pengobatan medis di fasilitas kesehatan dihubungkan ke sistem rekam medis elektronik, sehingga menciptakan basis data terpusat dan terpadu. Hingga saat ini, lebih dari 96% populasi – 1,2 juta orang – telah memiliki rekam medis pribadi.
Berbekal pencapaian yang telah diraih, sektor kesehatan provinsi terus mempromosikan transformasi digital seiring dengan reformasi administrasi, dengan tujuan membangun sistem kesehatan provinsi yang modern, berkualitas tinggi, adil, efisien, dan terintegrasi secara internasional; menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan berkualitas; dan meningkatkan efektivitas layanan kesehatan dan perlindungan kesehatan masyarakat dalam konteks baru.
Le Mo
Sumber: http://baovinhphuc.com.vn/Multimedia/Images/Id/126511/Vi-loi-ich-nguoi-benh






Komentar (0)