![]() |
Meskipun iPhone dimatikan, pengguna masih dapat menemukan perkiraan lokasinya berkat jaringan Find My. Foto: Shutterstock . |
Bagi sebagian besar ponsel pintar, baterai habis berarti perangkat tersebut hilang dari semua sistem pelacakan lokasi. Namun, hal itu tidak sepenuhnya berlaku untuk iPhone.
Dalam beberapa tahun terakhir, Apple telah menambahkan fitur yang memungkinkan banyak model iPhone untuk terus mengirimkan sinyal lokasi bahkan ketika perangkat dimatikan atau baterai habis. Ini adalah bagian dari jaringan Find My, sebuah sistem yang membantu pengguna menemukan iPhone, iPad, MacBook, atau perangkat lain yang hilang.
Fitur ini tersedia pada model iPhone mulai dari seri iPhone 11 dan yang lebih baru.
Rahasianya terletak pada mekanisme yang disebut Power Reserve. Ketika level baterai turun sangat rendah, iPhone tidak menggunakan semua energi yang tersisa untuk menjaga sistem operasi tetap berjalan. Sebaliknya, perangkat tersebut menyimpan sebagian energi untuk tugas-tugas penting.
Pengguna tidak akan dapat menyalakan layar atau menggunakan telepon secara normal. Namun, beberapa komponen perangkat keras akan terus beroperasi dalam mode daya sangat rendah. Dalam kondisi ini, iPhone berfungsi hampir seperti AirTag.
Perangkat tersebut terus mengirimkan sinyal Bluetooth Low Energy (BLE), standar koneksi yang mengonsumsi daya sangat sedikit. Setiap kali perangkat Apple lain lewat, seperti iPhone, iPad, atau MacBook milik orang lain, perangkat tersebut merekam perkiraan lokasi iPhone yang hilang dan mengirimkan data tersebut secara anonim ke jaringan Find My.
Selain Bluetooth, model iPhone terbaru juga dilengkapi dengan chip Ultra Wideband (UWB). Teknologi ini memungkinkan pelacakan lokasi yang jauh lebih akurat daripada Bluetooth biasa, terutama ketika pengguna sudah berada dekat dengan perangkat yang dicari.
![]() |
Jaringan Find My memungkinkan pengguna untuk menemukan iPhone mereka bahkan ketika perangkat dimatikan atau kehabisan baterai dalam beberapa kasus. Foto: Apple . |
Menurut Apple, jika Find My diaktifkan, iPhone dapat terus dilacak selama sekitar 24 jam setelah dimatikan, atau sekitar 5 jam saat beroperasi dalam mode Hemat Daya.
Jika baterai hampir habis sepenuhnya, sistem juga akan secara otomatis mengirimkan lokasi terakhir perangkat yang diketahui ke server Apple sebagai cadangan.
Fitur ini sangat berguna dalam situasi di mana ponsel hilang atau dicuri. Alih-alih kehilangan kemampuan untuk melacaknya sepenuhnya segera setelah perangkat dimatikan, pengguna masih memiliki lebih banyak waktu untuk menemukannya dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi data mereka.
Untuk menggunakan fitur ini, pengguna perlu masuk ke akun Apple mereka dan mengaktifkan Cari Perangkat Saya di pengaturan perangkat. iPhone kemudian akan secara otomatis bergabung dengan jaringan Cari Perangkat Saya global, yang saat ini mencakup ratusan juta perangkat Apple aktif di seluruh dunia .
Ini juga berarti bahwa iPhone yang tampaknya memiliki baterai mati masih dapat meninggalkan jejak selama berjam-jam setelah dimatikan.
Sumber: https://znews.vn/vi-sao-iphone-het-pin-van-co-the-tim-lai-duoc-post1659801.html










