Mengapa mata saya masih terasa lelah setelah membaca di layar e-ink sepanjang malam?
Layar E-ink dipasarkan sebagai "ramah mata," tetapi membaca terus menerus sepanjang malam tetap dapat menyebabkan ketegangan dan kelelahan mata. Alasannya terletak pada penggunaan yang salah.
Báo Khoa học và Đời sống•18/02/2026
Banyak orang memilih e-reader dengan teknologi e-ink karena mereka percaya teknologi ini melindungi penglihatan mereka lebih baik daripada ponsel atau tablet. (Gambar: Genk) Namun, membaca terus-menerus sepanjang malam tetap dapat menyebabkan ketegangan mata, mata kering, dan kelelahan, sama seperti membaca buku kertas. (Gambar: Genk)
Layar E-ink tidak memancarkan cahaya secara langsung; layar ini menampilkan gambar melalui pantulan cahaya, sehingga lebih nyaman dilihat dalam kondisi normal. (Gambar: Genk) Namun, mata tetap harus terus menyesuaikan diri dengan objek jarak dekat, sehingga menyebabkan kelelahan muncul setelah beberapa jam. (Gambar: Genk)
Saat membaca di lingkungan gelap dengan lampu latar, mata harus terus beradaptasi antara area terang dan gelap. (Gambar: Genk) Pelebaran dan penyempitan pupil yang berkepanjangan memberi tekanan pada otot mata, yang menyebabkan rasa sakit dan mata kering. (Gambar: Genk) Selain pencahayaan, ukuran font yang kecil atau spasi antar baris yang tidak tepat juga mengharuskan mata untuk lebih fokus.
Pada kenyataannya, e-ink hanya mengurangi iritasi; ini tidak menggantikan kebiasaan beristirahat yang cukup untuk melindungi mata Anda. Pembaca diundang untuk menonton video : 10 Perangkat Teknologi 'Mengerikan' Teratas di Masa Depan.
Komentar (0)