![]() |
Wisatawan Tiongkok menikmati waktu mereka di Kota Ho Chi Minh pada Oktober 2024. Foto: Linh Huynh . |
Vietnam diproyeksikan mencatat rekor jumlah pengunjung internasional pada tahun 2025, berkat kembalinya wisatawan Tiongkok yang kuat dan kebijakan visa yang semakin terbuka, menurut Bloomberg .
Menurut Badan Pariwisata Nasional Vietnam, Vietnam memperkirakan akan menyambut lebih dari 21,2 juta pengunjung internasional pada tahun 2025, meningkat 20,4% dibandingkan tahun 2024. Angka ini melampaui puncak 18 juta pengunjung pada tahun 2019, sebelum pandemi Covid-19.
Pertumbuhan Vietnam mencerminkan pergeseran penting dalam industri pariwisata Asia Tenggara yang bernilai miliaran dolar, karena Thailand, yang dulunya dianggap sebagai pusat pariwisata terbesar di kawasan ini, menunjukkan tanda-tanda penurunan daya tarik.
China terus menjadi pasar sumber wisatawan terbesar Vietnam, dengan 5,3 juta kedatangan, yang mencakup sekitar seperempat dari total pengunjung internasional. Angka ini lebih tinggi daripada jumlah wisatawan Tiongkok yang mengunjungi Thailand, yang diproyeksikan mencapai sekitar 4,5 juta pada tahun 2025.
| 10 PASAR SUMBER UTAMA UNTUK VIETNAM PADA TAHUN 2025 | |||||||||||
| Sumber: Kantor Statistik Umum | |||||||||||
| Label | Cina | Korea | Taiwan | Amerika | Jepang | India | Rusia | Kamboja | Malaysia | Australia | |
| Jumlah pengunjung | Ribuan tayangan | 5282 | 4331 | 1232 | 849 | 814 | 746 | 690 | 687 | 574 | 548 |
Menurut Bloomberg , jumlah wisatawan Tiongkok yang mengunjungi Thailand menurun menyusul penculikan seorang aktor dan kekhawatiran terkait konflik perbatasan.
Menurut laporan Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand, negara tersebut diperkirakan akan menyambut 32,9 juta wisatawan internasional pada tahun 2025, penurunan sebesar 7,23% dibandingkan tahun sebelumnya. Pendapatan dari pariwisata internasional juga diproyeksikan menurun sebesar 4,71%, menjadi sekitar 1,53 triliun baht.
Dalam hal pasar sumber wisatawan Thailand, Malaysia terus memimpin dengan sekitar 4,5 juta pengunjung, diikuti oleh China (4,4 juta), India (2,4 juta), Rusia (1,8 juta), dan Korea Selatan (1,5 juta).
Meskipun masih memainkan peran kunci, banyak pasar utama belum pulih seperti yang diharapkan, mencerminkan sentimen kehati-hatian para wisatawan setelah serangkaian gangguan, mulai dari konflik perbatasan di kawasan tersebut, penipuan lintas batas yang melibatkan Kamboja, hingga gempa bumi, bencana alam, dan persaingan yang semakin ketat di antara destinasi Asia Tenggara.
![]() |
Wisatawan Tiongkok yang mengenakan pakaian tradisional Thailand mengunjungi kuil Wat Arun di Bangkok. Foto: Reuters . |
Berbeda dengan gambaran yang hati-hati di Thailand, Vietnam meningkatkan langkah-langkah untuk merangsang pariwisata, termasuk kebijakan pemberian pembebasan visa 45 hari kepada warga negara dari beberapa negara maju tertentu.
Akibatnya, pasar Eropa mencatat pertumbuhan yang kuat, dengan pengunjung dari Polandia meningkat sebesar 43%, dan wisatawan dari Inggris, Prancis, dan Italia semuanya meningkat sekitar 20%. Pasar Rusia saja mengalami peningkatan yang luar biasa sebesar 197%.
Menurut Organisasi Pariwisata Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNWTO), Vietnam saat ini termasuk di antara destinasi dengan pertumbuhan tercepat di dunia, bersama dengan Brasil, Mesir, Jepang, dan Ethiopia. Laporan tersebut menunjukkan bahwa jumlah pengunjung ke pasar-pasar ini telah melampaui level tahun 2019.
![]() |
Para wisatawan berkumpul dalam jumlah besar di Chinatown Bangkok, Thailand. Foto: Reuters. |
Memasuki tahun 2026, Vietnam menargetkan untuk menyambut 25 juta wisatawan internasional dan mencapai pendapatan melebihi 1,1 triliun VND .
Sementara itu, Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) mengatakan negara tersebut memperkirakan akan meningkatkan total pendapatan pariwisata pada tahun 2026 menjadi sekitar 2,78 triliun baht, setara dengan tingkat pertumbuhan 7%.
Strategi negara ini berfokus pada diversifikasi pasar, memperpanjang durasi kunjungan, dan mengembangkan produk pariwisata bernilai tambah tinggi untuk memperkuat posisinya sebagai salah satu destinasi terkemuka di kawasan ini.
Sumber: https://znews.vn/viet-nam-thang-thai-lan-post1617243.html









Komentar (0)