Pada penutupan, VN-Index berada di 1.846 poin, turun 34,23 poin. Saham merah mendominasi perdagangan dengan 244 saham mengalami penurunan, sementara hanya 106 saham yang mempertahankan kenaikan dan 33 saham mencapai batas atasnya. Volume perdagangan melonjak hingga lebih dari 47.000 miliar VND, setara dengan lebih dari 1,5 miliar saham yang berpindah tangan.
Sementara itu, Indeks HNX turun 3,82 poin (-1,45%) menjadi 259 poin dan indeks UPCoM turun 0,46% menjadi 128,71 poin.
Portofolio VN30 mengalami penurunan tajam di akhir sesi, memberikan tekanan signifikan pada indeks secara keseluruhan. Terutama, VHM mencapai batas bawahnya, dan VIC kehilangan 2,8%, kedua saham ini saja menyeret VN-Index turun sekitar 14 poin. Banyak saham berkapitalisasi besar lainnya juga anjlok, seperti BID (-5,6%), TCB (-4,4%), TPB (-3,3%), VCB (-3,1%), dan lain-lain. Sebaliknya, GVR, PLX, GAS, STB, dan DGC mempertahankan kinerja positif mereka meskipun ada tekanan penurunan yang meluas.

VN-Index anjlok, pasar merugi. (Gambar ilustrasi).
Pasar mencatat penurunan di 18 dari 26 sektor, termasuk perbankan (-3,1%), sekuritas (-2,2%), real estat (-3,6%), jasa konsumen (-4%), telekomunikasi (-4,5%), dan barang industri (-1,3%).
Sebaliknya, saham-saham minyak dan gas menjadi fokus pasar, naik hingga batas maksimum yang diizinkan, dengan puluhan saham mencapai harga tertinggi dan tidak lagi mengalami tekanan jual. Di antaranya, GAS, BSR , PLX, dan PVD termasuk dalam 10 saham teratas dengan dampak paling positif pada indeks.
Beberapa saham lainnya juga melonjak untuk menyeimbangkan pasar, termasuk GVR dari Vietnam Rubber Group, POW dari PV Power, STB dari Sacombank , serta REE dan PGV dari EVNGenco3.
Sektor pupuk juga mengalami sesi perdagangan yang melonjak, dengan DCM dari Ca Mau Fertilizer dan DPM dari Phu My Fertilizer keduanya mencapai batas atasnya. Sektor pelabuhan juga melihat HAH dari Hai An dan VOS meningkat hingga batas maksimum yang diizinkan.
Investor asing secara tak terduga meningkatkan pembelian bersih mereka pada sesi siang, sehingga total nilai pembelian bersih untuk seluruh sesi mencapai 783 miliar VND. Pembelian terkonsentrasi di HPG (383 miliar VND), SSI (211 miliar VND), dan MWG (204 miliar VND), sementara penjualan terlihat di VCB, POW, dan CTG.
Pasar dibuka pada hari Senin, 3 Februari, dengan sentimen negatif yang dipicu oleh konflik di Timur Tengah ketika AS dan Israel menyerang Iran. Saham-saham Vietnam pun tidak terkecuali, anjlok sejak awal sesi perdagangan.
Mengenai prospek pasar, SHS Securities meyakini bahwa tren pasar saat ini masih condong ke arah rotasi, mencari peluang jangka pendek, tetapi tetap berada di bawah tekanan jual pada harga tinggi di sekitar puncak sebelumnya. Mereka berpendapat bahwa ini bukanlah tingkat valuasi yang menarik untuk pasar. Investor harus mempertimbangkan untuk mengambil posisi jual (short position) pada harga tinggi, merestrukturisasi portofolio jangka pendek mereka dengan saham yang telah memenuhi ekspektasi, dan mempertahankan bobot portofolio yang wajar.
Sumber: https://vtcnews.vn/vn-index-lao-doc-thi-truong-do-lua-ar1005438.html







Komentar (0)