Dengan sejarah panjang prestasi akademis, lulusan terbaik Tran Thi Thu Hien (dari Can Loc, Ha Tinh ) memenangkan banyak beasiswa berkat IPKnya yang hampir sempurna yaitu 3,99/4,0 setelah 3,5 tahun belajar.
Karena mencintai dan bersemangat terhadap Ekonomi dan Bahasa sejak sekolah menengah, Tran Thi Thu Hien (dari kota Dong Loc, Can Loc, Ha Tinh) memutuskan untuk memilih Universitas Perdagangan Luar Negeri sebagai tempat untuk mengejar mimpinya.
Lulus pilihan pertama untuk studi Ekonomi Luar Negeri dengan 27,25 poin di blok A1 (Matematika, Fisika, Bahasa Inggris), Hien menetapkan tujuan untuk belajar dengan cermat, serius, dan lulus lebih awal.
Setelah 3,5 tahun belajar, Thu Hien telah menuai banyak buah manis, terutama prestasinya sebagai lulusan terbaik di sekolah dengan nilai rata-rata 3,99/4,0. Ia juga merupakan salah satu dari 96 lulusan terbaik yang lulus pada tahun 2023, yang diberikan oleh Komite Rakyat Hanoi .
Potret lulusan terbaik Universitas Perdagangan Luar Negeri, Tran Thi Thu Hien. (Foto: NVCC)
Selama 3,5 tahun kuliah di Universitas Perdagangan Luar Negeri, Hien meraih beasiswa di semua semester. Selain itu, mahasiswi ini juga menerima banyak beasiswa dari berbagai organisasi, unit, dan perusahaan.
Berbagi rahasia "berburu" beasiswa, Hien mengatakan bahwa penting untuk meneliti dan memahami kriteria beasiswa. Di Foreign Trade University, beasiswa dipertimbangkan berdasarkan dua kriteria: skor studi skala 10 poin dan skor pelatihan. Oleh karena itu, untuk mendapatkan beasiswa, Hien perlu memiliki hasil yang luar biasa, baik dalam studi maupun kegiatan ekstrakurikuler.
Dalam studinya, Hien selalu teliti dan serius dalam setiap mata kuliah, mulai dari mempersiapkan materi sebelum kelas, mendengarkan perkuliahan, berinteraksi dengan dosen dan teman sekelas, hingga mengatur waktu evaluasi sebelum ujian akhir. Berkat itu, prestasi akademik Hien selalu menjadi yang tertinggi di seluruh perkuliahan.
Hien secara teratur berpartisipasi dalam kegiatan sekolah, klub, kegiatan sukarela, dan penelitian ilmiah... Inilah rahasia yang membantu siswi memenangkan semua beasiswa sekolah.
Selama masa studi dan kegiatan ekstrakurikulernya, Hien memiliki banyak kenangan indah dan sedih. Karena kebingungan dan minimnya pengalaman, saat pertama kali ditugaskan untuk mengorganisir acara klub, ia tidak menyelesaikan tugasnya dengan baik.
Namun, mahasiswi tersebut belajar banyak tentang keterampilan mengorganisir acara, pemecahan masalah, dan meningkatkan rasa tanggung jawabnya atas peran yang diembannya. Dari sana, Hien menyadari bahwa kegagalan bukanlah hal yang menakutkan, yang menakutkan adalah tidak berani mencoba apa yang ingin dilakukan.
Hien juga aktif berpartisipasi dalam berbagai kompetisi dan kegiatan penelitian ilmiah. Berkat itu, Hien menemukan teman-teman yang sepemikiran untuk membantunya melangkah lebih jauh.
Dari hubungannya dengan teman dekatnya di klub, siswi asal Ha Tinh ini menemukan pendamping untuk mengikuti kompetisi penelitian ilmiah dan memenangkan hadiah tingkat sekolah serta memiliki banyak artikel yang diterbitkan di majalah dalam dan luar negeri.
Thu Hien tampak berseri-seri pada hari penghormatan kepada para lulusan terbaik kota Hanoi. (Foto: NVCC)
Meskipun sukses, siswi tersebut juga menghadapi banyak kegagalan. "Dalam banyak kegiatan dan kompetisi, terkadang saya kurang berhasil. Dari situ, saya bisa belajar dari pengalaman dan menjadi lebih dewasa. Oleh karena itu, saya juga ingin berpesan kepada generasi muda untuk berani berpikir, berani bertindak, kita akan mendapatkan banyak pengalaman berharga," aku Hien.
Menyadari sejak awal bahwa ia membutuhkan pengalaman praktis, Hien memanfaatkan kesempatan untuk belajar dan berinteraksi dengan lingkungan kerja yang sesuai dengan jurusannya. Berkat itu, mahasiswi tersebut meraih hasil yang tinggi dalam magangnya di Departemen Deklarasi Pabean sebuah perusahaan logistik Jepang.
Setelah itu, Hien diterima di sebuah perusahaan logistik Amerika yang memiliki cabang di Vietnam, meskipun ia belum lulus universitas. Untuk diterima di perusahaan tersebut, Hien harus melewati banyak tahap seleksi dan wawancara dengan ratusan kandidat lainnya. "Akhirnya, hanya saya yang diterima," ujar mahasiswi tersebut.
Mahasiswi tersebut mengatakan ia akan terus mengasah dan meningkatkan dirinya setiap hari agar menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat. "Dalam konteks globalisasi, integrasi, dan transformasi digital saat ini, saya akan fokus mengembangkan bahasa asing, pengetahuan, dan keterampilan teknologi agar dapat berkontribusi secara efektif dan praktis bagi negara," ujar Hien.
Menurut THANH TUNG/VTC News
Sumber
Komentar (0)