Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Bangkit dari kesulitan

Berawal dari nol, keluarga Bapak Tran Van Quy dan Ibu Le Thi Kim Loan (Kelurahan Tan Tay, Provinsi Tay Ninh) berupaya mengembangkan perekonomian, membangun keluarga berbudaya di lingkungan sekitar, dan turut menyebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.

Báo Long AnBáo Long An04/07/2025

Pada tahun 1980-an, ia dan istrinya datang dari Tien Giang (sekarang provinsi Dong Thap) ke komune Thuy Dong (sekarang komune Tan Tay) untuk mereklamasi tanah terlantar dan membangun ekonomi baru.

Setelah beberapa lama berhubungan, keduanya jatuh cinta dan telah menikah selama hampir 36 tahun.

Keluarga Tn. Tran Van Quy dan Ny. Le Thi Kim Loan (kelurahan Tan Tay, provinsi Tay Ninh) selalu berusaha membangun rumah yang hangat dan menstabilkan perekonomian.

Masa-masa awal pasangan pengantin baru ini penuh dengan kesulitan dan cobaan. Bapak Quy mengenang: “Saat itu, kedua orang tua kami miskin, jadi kami harus berjuang sendiri. Hutan dan lahan kosong masih luas, jadi kami tidak bisa menanam apa pun. Tanaman tebu dan nanas semuanya "mati", ladang sering tergenang, dan kami tidak bisa memanen apa pun. Selama masa itu, kami tidak berani menanak nasi, kami harus membeli beras pecah untuk makan demi menghemat uang.”

Setelah berkali-kali gagal, pasangan itu memutuskan untuk beralih menanam ubi jalar. Mendengar rekomendasi seorang kenalan, mereka meminjam uang untuk membeli benih. Suatu tahun, mereka kekurangan uang dan harus membeli pupuk dan pestisida.

Berkat ketekunannya dalam belajar dan menerapkan pengalaman teman dan tetangga, ditambah dengan penerapan ilmu melalui pelatihan-pelatihan teknis yang diselenggarakan oleh daerah setempat, model budidaya talas milik keluarga Bapak Quy lambat laun menjadi efektif.

Dari beberapa hektar lahan awal, hingga kini, keluarga ini telah memiliki 3,7 hektar lahan talas. Bapak Quy terutama menjual benih talas kepada pelanggan dan pedagang yang sudah dikenalnya.

Pada tahun 2021, harga kentang mencapai puncaknya di angka 21.000 VND/kg, membantu keluarganya menghasilkan lebih dari 1 miliar VND. Selain itu, Bapak Quy juga aktif mendukung orang-orang di sekitarnya, bersedia berbagi teknik, metode pengolahan tanah, serta pengendalian hama dan penyakit agar masyarakat dapat bercocok tanam dengan lebih efektif.

Dalam kehidupan sehari-hari, kakek-nenek adalah panutan yang patut dicontoh bagi anak-anak mereka. Konflik memang tak terelakkan dalam kehidupan pernikahan, tetapi kakek-nenek tahu bagaimana mengalah dan bekerja sama untuk mengasuh anak-anak mereka.

Kakek-nenek masih ingat betul masa-masa ketika anak-anak mereka belajar jauh dari rumah, dan seluruh keluarga harus menabung, berusaha mendapatkan uang setiap minggu untuk dikirimkan kepada anak-anak mereka. "Setiap kali saya mengunjungi anak-anak, saya membawakan nasi, ikan bakar, dan daging bakar untuk mereka makan perlahan-lahan," kenang Bapak Quy.

Saat ini, anak-anak sudah memiliki pekerjaan tetap, dan keluarga ini memiliki dua cucu lagi, sehingga suasananya semakin ramai. Di sore hari atau akhir pekan, keluarga besar berkumpul untuk makan, mengobrol tentang panen, harga hasil pertanian, dan hal-hal sehari-hari.

Selama bertahun-tahun, keluarganya telah diakui sebagai Keluarga Budaya. Bapak Quy juga dianugerahi gelar Petani dan Pengusaha Berprestasi tingkat provinsi pada tahun 2023 dan 2024.

Tak hanya mengurus keluarga, Bapak Quy dan istrinya juga aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial. Pada tahun 2018, keluarganya secara sukarela menyumbangkan tanah seluas 322 m² untuk membangun jalur kanal 5000 Bac Dong.

Pada tahun 2024, ia menggerakkan setiap rumah tangga untuk menyumbang 2 juta VND guna melengkapi sistem kelistrikan di jalan sepanjang 2 km dan mengajak sahabat serta dermawan untuk menyumbangkan 100 hadiah (senilai sekitar 30 juta VND) guna membantu rumah tangga yang mengalami kesulitan, serta berkontribusi terhadap pekerjaan jaminan sosial di wilayah tersebut.

Hoang Lan

Sumber: https://baolongan.vn/vuon-len-tu-gian-kho-a198123.html


Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk