Salah satu isu yang menarik perhatian khusus dari masyarakat Hanoi dan seluruh negeri adalah pengumuman Rencana Induk Kota Hanoi dengan visi 100 tahun. Berdasarkan warisan kaya kota metropolitan berusia seribu tahun ini, rencana tersebut merupakan cetak biru komprehensif yang menetapkan arah pembangunan jangka panjang dan membuka peluang pembangunan baru bagi kota metropolitan dalam kurun waktu 100 tahun.
Rencana Induk Kota Hanoi dengan visi 100 tahun merupakan langkah konkret penting dalam mengimplementasikan Resolusi No. 02-NQ/TW tanggal 17 Maret 2026 dari Politbiro tentang pembangunan dan pengembangan Kota Ibu Kota di era baru dan Undang-Undang Kota Ibu Kota 2026. Dalam rencana ini, tiga pilar strategis pembangunan menegaskan bahwa Hanoi berperan sebagai pusat untuk menciptakan, memimpin, dan membentuk model dan pemikiran pembangunan baru; sebagai inti, pusat penghubung, dan penggerak pembangunan regional serta kutub pertumbuhan bagi seluruh negeri.
Menghadapi tuntutan yang sangat tinggi dari era baru ini, Komite Partai, pemerintah, dan rakyat Hanoi sangat memahami tanggung jawab perintis mereka dalam mewujudkan kebijakan strategis Partai dan Negara; berinovasi dalam model pertumbuhan; dan menciptakan pendorong pembangunan baru. Dalam hal ini, pengumuman Rencana Induk Hanoi dengan visi 100 tahun bukan hanya pengumuman sebuah rencana, tetapi juga pesan yang secara jelas menunjukkan tekad politik kota untuk mempraktikkan Resolusi Kongres Partai Nasional ke-14 dan Resolusi Kongres Partai Hanoi ke-18.
Yang terpenting, ini mencerminkan semangat teguh Komite Partai, pemerintah, dan rakyat Hanoi dalam melaksanakan arahan Sekretaris Jenderal dan Presiden To Lam: "Hanoi mengatakan dan melakukan, melakukannya dengan cepat, melakukannya dengan benar, melakukannya secara efektif, dan melakukannya sampai tuntas."
Salah satu poin penting lainnya dari konferensi ini adalah penyampaian yang tulus dari perwakilan bisnis dan investor domestik dan asing, yang menyoroti semangat bersama: konsensus dan apresiasi tinggi terhadap visi strategis Komite Partai dan pemerintah Hanoi; dan komitmen terhadap kemitraan jangka panjang dalam mewujudkan tujuan menjadikan ibu kota sebagai pusat inovasi, keuangan, teknologi, dan pembangunan berkelanjutan di kawasan ini.
Tahun 2026 memiliki makna khusus bagi Hanoi dalam perjalanannya menjadi kota global. Tonggak sejarah ini ditandai dengan dikeluarkannya Resolusi No. 02-NQ/TW oleh Politbiro dan pengesahan Undang-Undang Kota Ibu Kota oleh Majelis Nasional pada tahun 2026, yang memberikan kota ini wewenang dan mekanisme unik serta unggul untuk pembangunan. Landasan politik dan kerangka hukum yang lancar memberikan dasar yang kokoh bagi Hanoi untuk mewujudkan Rencana Induk Kota Ibu Kota Hanoi dengan visi 100 tahun. Ini juga merupakan langkah tegas bagi Hanoi untuk memberikan kontribusi yang berharga bersama bangsa menuju era pembangunan baru – era kemajuan nasional.
Anggota Politbiro dan Sekretaris Partai Hanoi, Tran Duc Thang, menegaskan: “Hanoi tidak hanya bercita-cita menjadi tujuan investasi modal, tetapi juga bertekad untuk menjadi pusat inovasi dan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan. Inilah visi sebuah ibu kota yang hijau, cerdas, layak huni, berdaya saing tinggi, dan kaya akan identitas Vietnam. Dengan tekad ini, Hanoi akan berupaya mengubah komitmen saat ini menjadi tindakan nyata, proyek spesifik, dan hasil yang nyata sehingga Rencana Induk Ibu Kota benar-benar menjadi pendorong pembangunan, membangun kepercayaan, dan mengantarkan fase pembangunan baru bagi Hanoi.”
Dengan kekayaan budaya dan tradisi kepahlawanannya serta aspirasi yang kuat untuk pembangunan, Hanoi memulai perjalanan baru untuk mencapai ketinggian baru, dengan tujuan mewujudkan visi pembangunan 100 tahun.
Sumber: https://hanoimoi.vn/vuon-tam-trong-hanh-trinh-moi-1209811.html










