
Tim nasional Republik Demokratik Kongo membawa harapan rakyatnya ke Piala Dunia 2026 - Foto: AP
Baru-baru ini, mereka berhasil memasuki Amerika Serikat setelah menyelesaikan masa karantina akibat Ebola. Perjalanan tim sepak bola Afrika Tengah ini telah menarik perhatian internasional di tengah epidemi Ebola yang sedang berlangsung.
Hingga 13 Juni, Republik Demokratik Kongo telah mencatat total 676 kasus infeksi dan 136 kematian. Selain itu, penyakit ini telah menyebar ke negara tetangga, Uganda. Tingkat keparahan wabah ini mendorong Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk turun tangan, berkoordinasi dengan berbagai negara dan menerapkan serangkaian langkah penanggulangan.
Dengan latar belakang ini, staf pelatih dan para pemain tim nasional Republik Demokratik Kongo bertekad untuk memberikan penampilan terbaik mereka di Piala Dunia 2026. Mereka berharap dapat menyampaikan harapan melalui penampilan mereka di lapangan. Dari sana, rakyat Kongo akan kembali menemukan kegembiraan dan melanjutkan perjuangan mereka melawan pandemi di tanah air mereka.
Pada pagi hari tanggal 13 Juni, tim nasional Republik Demokratik Kongo mengadakan sesi latihan terbuka di Houston, AS, dengan dukungan antusias dari komunitas Kongo setempat. Para pemain Kongo berlatih dalam kondisi cuaca panas dan suram. Meskipun demikian, senyum tetap terpancar di wajah mereka setelah menerima dukungan dari rekan senegaranya di Amerika Serikat.
Pelatih tim nasional Kongo, Sebastien Desabre, mengatakan: "Kami telah beradaptasi dengan situasi ini. Seluruh tim telah bekerja keras, memainkan dua pertandingan persahabatan. Dan sekarang kami berada di sini, yang merupakan langkah maju bagi tim nasional Kongo."
Sudah lama sekali rakyat Republik Demokratik Kongo tidak menyaksikan tim nasional bermain di Piala Dunia. Kami mendapat kehormatan lolos ke babak final, dan sekarang tugas kami adalah memberikan yang terbaik untuk membawa harapan bagi rakyat kami di tanah air."
Tim nasional Republik Demokratik Kongo akan memulai perjuangan mereka menuju Piala Dunia 2026 dengan pertandingan melawan Portugal pada malam tanggal 18 Juni (waktu Vietnam). Setelah itu, perwakilan Afrika Tengah ini akan menghadapi Kolombia (24 Juni) dan Uzbekistan (28 Juni) dengan harapan menciptakan kejutan di Grup K.
Sumber: https://tuoitre.vn/vuot-dai-dich-chdc-congo-viet-tiep-giac-mo-world-cup-20260614103612072.htm
























































