Tanah longsor tersebut merusak parah dan menenggelamkan rumah serta harta benda Bapak Nguyen Van Bay (Dusun Dinh Cu) ke dalam sungai.
Di dusun Dinh Cu, rumah Bapak Nguyen Van Bay juga hanyut sepenuhnya akibat tanah longsor sekitar pukul 11 malam di hari yang sama.
Menceritakan pengalamannya setelah selamat dari bencana, Bapak Bay masih terguncang: "Ketika rumah itu runtuh, saya dan istri saya hanya punya waktu untuk mencari jalan keluar. Untungnya, saat itu air sedang surut; jika air pasang atau arusnya kuat, saya tidak tahu apa yang akan terjadi. Mengingat kembali kejadian itu, saya masih takut."
Bapak Nguyen Van Bay menceritakan momen ketika ia nyaris lolos dari bencana saat tanah longsor terjadi pada malam tanggal 16 Juni.
Menurut pihak berwenang setempat, untungnya, tanah longsor tersebut tidak menyebabkan korban jiwa; namun, seluruh rumah dan sebagian besar harta benda warga hanyut atau rusak parah.
Warga setempat berupaya menyelamatkan barang-barang yang masih tersisa.
Selama kunjungan mereka, para pemimpin komune Tan An menyampaikan simpati mereka atas kerugian besar yang diderita oleh keluarga-keluarga tersebut, menawarkan dukungan, dan memberikan bantuan sebesar 3 juta VND kepada setiap keluarga. Mereka juga mengarahkan tim tanggap darurat untuk membantu memindahkan aset yang tersisa dan mencarikan tempat tinggal sementara agar keluarga-keluarga tersebut dapat segera menstabilkan kehidupan mereka.
Wakil Ketua Komite Rakyat Komune Tan An, Nguyen Van Linh, dan Ketua Komite Front Persatuan Nasional Vietnam Komune Tan An, Le Minh Thuy (kedua dari kiri), mengunjungi, memberi semangat, dan memberikan bantuan kepada keluarga Ibu Nguyen Thi Tuyet.
Para pemimpin komune mengunjungi dan memberikan bantuan kepada keluarga Bapak Lieu Duc Binh.
Mengingat perkembangan yang kompleks terkait bencana alam dan erosi tepi sungai selama musim hujan, para pemimpin komune Tan An telah mengarahkan komite rakyat di setiap dusun untuk segera meninjau daerah-daerah yang berisiko tinggi mengalami erosi guna menerapkan langkah-langkah pencegahan secara proaktif.
Pihak berwenang setempat juga menyarankan rumah tangga yang tinggal di sepanjang sungai, kanal, dan aliran air untuk waspada, memantau perkembangan tanah longsor secara teratur, dan secara proaktif memindahkan aset berharga dan barang-barang berat dari daerah berbahaya. Secara khusus, mereka memperingatkan agar tidak mengizinkan orang tua dan anak-anak tidur semalaman di rumah yang menunjukkan tanda-tanda ketidakstabilan, untuk meminimalkan risiko korban jiwa jika terjadi insiden.
Chi Hieu
Sumber: https://baocamau.vn/xa-tan-an-ho-tro-khan-cap-3-ho-dan-bi-sat-lo-a129838.html

Sebagian rumah milik keluarga Ibu Nguyen Thi Tuyet (Dusun Cho Thu A) masih tersisa setelah tanah longsor yang terjadi pada malam tanggal 16 Juni.








