
Mengenai semangat album tersebut, artis Mai Tuyet Hoa mengatakan: "Saya memilih untuk memadukan Xam tradisional dan modern (sejenis nyanyian rakyat Vietnam) agar pendengar dapat menemukan hubungan dengan akar budaya mereka, sehingga menyebarkan semangat Xam dalam kehidupan kontemporer."
Baginya, setiap lagu xẩm berasal dari kisah-kisah kehidupan nyata, yang mencerminkan perjuangan dan kesulitan hidup manusia, tetapi tujuan utamanya tetaplah kebaikan, pengertian, dan rasa syukur.

Album ini terdiri dari 9 lagu, dengan artis Pham Dinh Dung sebagai pengarah musik . Selain lagu-lagu tradisional Xam seperti "Air yang Mengalir, Eceng Gondok ," "Pasangan Penjudi ," "Satu Quan adalah Enam Ratus Dong ," dll., terdapat komposisi baru karya musisi Nguyen Quang Long seperti "Rasa Syukur Ayah, Cinta Ibu ," "Kecemburuan ," " Hanoi 36 Cinta Tulus," dll.
Komposer Nguyen Quang Long menyatakan bahwa ia menulis lagu-lagu dalam album tersebut berdasarkan pemahamannya tentang suara dan kepribadian artistik Mai Tuyet Hoa.
“Gaya bernyanyi xẩm Mai Tuyet Hoa tidak membawa nada melankolis para seniman zaman dulu, melainkan mewujudkan sosok penyanyi xẩm modern Hanoi, kaya akan unsur rakyat, liris, dan memiliki kecerdasan yang unik. Oleh karena itu, saya menulis lagu-lagu xẩm untuk Hoa dengan cara yang melestarikan semangat tradisional sekaligus sesuai dengan nuansa kontemporer,” ujarnya.

Tanpa bertujuan untuk meraih kesuksesan sensasional, Xẩm in the Realm of Life vol.2 memilih pendekatan yang lambat dan mantap, seperti perjalanan Mai Tuyết Hoa selama hampir 30 tahun bersama xẩm – gigih, tenang, dan konsisten, dengan keinginan agar xẩm terus hadir dalam kehidupan kontemporer.
Sumber: https://www.sggp.org.vn/xam-trong-coi-doi-tham-dam-chat-dan-gian-duong-dai-post836866.html









