Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan perawatan kesehatan fisik dan mental, wisata terapeutik dan wisata penyembuhan diprediksi akan menjadi tren yang berkembang pesat dalam waktu dekat.
Saat ini, wisata kesehatan di Vietnam berbasis pada aktivitas luar ruangan yang dikombinasikan dengan metode terapeutik seperti: pemandian air panas, pemandian lumpur, sauna, pijat, rendaman kaki herbal, meditasi, yoga, bersepeda, dan berjalan kaki. Destinasi seringkali berupa ruang hijau yang tenang, tempat untuk menyatu dengan alam, dengan udara segar dan layanan yang menenangkan untuk menenangkan pikiran, menyegarkan emosi, dan mempromosikan nilai-nilai positif. Produk wisata terapeutik menekankan pemutusan hubungan dengan teknologi dan Wi-Fi, serta peningkatan penggunaan bahan ramah lingkungan seperti kayu, batu, bambu, dan rotan. Selain itu, wisata penyembuhan mencakup banyak aktivitas menarik: bersantai dengan musik dan melukis, menjelajahi alam yang masih alami, menikmati kuliner lokal dengan bahan-bahan alami, dan merasakan kehidupan sederhana masyarakat di desa-desa pedesaan.
Dengan lanskapnya yang indah, ekosistem yang beragam dan masih alami, Cao Bang memiliki potensi untuk mengembangkan wisata kesehatan dan kebugaran. Lebih jauh lagi, masyarakat etnis di provinsi ini memiliki banyak pengobatan dan perawatan tradisional yang efektif seperti pijat, rendaman kaki, keramas, mandi herbal, dan aromaterapi. Kelimpahan tanaman obat di bawah kanopi hutan, bersama dengan kekayaan pengetahuan lokal, merupakan sumber daya yang berharga, yang berkontribusi menjadikan pengobatan tradisional sebagai kekuatan utama dalam wisata kesehatan dan kebugaran.
Setelah menjelajahi tempat-tempat wisata terkenal di Cao Bang, Ibu Mai Hong Hanh, seorang wisatawan dari Hai Phong, dan anggota rombongannya merasa cukup lelah. Mengikuti rekomendasi pemandu wisata, ia mencoba layanan mandi herbal dan pijat suku Dao di Toc Care, yang terletak di Jalan Kim Dong 201, Kelurahan Hop Giang (Kota Cao Bang). “Semua rasa lelah hilang, digantikan oleh perasaan relaksasi, kenyamanan, dan kesejahteraan yang sempurna. Saya tidur nyenyak malam itu. Para terapis di sini sangat terampil dan memberikan layanan yang sangat ramah dan penuh perhatian,” ungkap Ibu Hanh.
Namun, saat ini, jumlah fasilitas layanan kesehatan dan terapi yang melayani wisatawan di provinsi ini relatif terbatas, berskala kecil, dan kekurangan tenaga kerja serta infrastruktur. Kondisi pemanfaatan produk wisata terapi saat ini masih belum sebanding dengan keunggulan dan potensinya.
Oleh karena itu, diperlukan panduan dan perencanaan khusus untuk memastikan pengembangan pariwisata kesehatan dan terapi yang efektif dan berkelanjutan. Dalam hal ini, pengelolaan kualitas produk dan layanan sangat penting, yang membutuhkan koordinasi antar lembaga khusus dalam evaluasi dan penilaian. Bersamaan dengan itu, pengawasan ketat terhadap bisnis layanan kesehatan diperlukan untuk mencegah "penyimpangan" aktivitas ini di daerah dan destinasi wisata.
Phuong Anh
Sumber







Komentar (0)