Bekerja dari mana saja, jalani hidup yang Anda inginkan.

Suatu pagi buta di puncak Gunung Lao Than (provinsi Lao Cai ), saat sinar matahari lembut menembus rimbunnya pepohonan, sekelompok anak muda duduk bersama menikmati kopi panas. Di tengah suasana damai ini, pemandangan beberapa orang yang tekun bekerja di laptop mereka membuat semuanya menjadi lebih menarik.

Nguyen Hoai An, 23 tahun, dari Kelurahan 8, Kota Ca Mau , adalah salah satu anak muda tersebut. “Saya selalu membawa laptop ke mana pun saya pergi, baik untuk bekerja maupun untuk menikmati pengalaman baru,” ujar Hoai An. Bagi An, gaya kerja ini bukan sekadar tren, tetapi juga cara untuk mengejar kebebasan. “Saat ini saya berada di Lao Cai, tetapi saya baru saja menyelesaikan proyek untuk klien di Australia. Selama saya memiliki akses internet, saya bisa bekerja dari mana saja,” kata An sambil tersenyum.

Dalam beberapa tahun terakhir, kota-kota besar seperti Ho Chi Minh City, Da Nang, dan Hanoi telah menjadi tujuan ideal bagi komunitas "nomad digital" berkat infrastruktur teknologi yang baik dan biaya hidup yang terjangkau. Namun, di provinsi dan kota-kota yang lebih kecil, gaya hidup ini masih relatif baru.

Sebelumnya, An tidak berpikir dia bisa bekerja tanpa kantor. Pandemi Covid-19 benar-benar mengubah perspektifnya tentang pekerjaan. “Ketika semuanya beralih ke daring, saya menyadari bahwa saya tidak lagi terbatas secara geografis,” katanya. Saat ini, An telah membangun hubungan dengan banyak klien internasional melalui platform seperti Upwork dan Fiverr. Terkadang dia bekerja dari rumah, terkadang di Da Lat, Hoi An, dan sekarang di puncak gunung. Dengan persiapan yang tepat, An dapat menyeimbangkan pekerjaan dan hasratnya untuk bepergian.

An bukan satu-satunya; gaya hidup nomaden menarik banyak anak muda lainnya. Ho Be Linh, seorang pekerja media lepas dari Can Tho, adalah contoh utamanya. "Menjadi pekerja lepas memberi saya kebebasan kreatif. Alih-alih terkurung di kantor, saya bekerja di mana saja, dari kafe di tepi Sungai Hau hingga homestay di Ca Mau," Linh berbagi.

Linh percaya bahwa perjalanan bukan hanya untuk relaksasi tetapi juga sumber inspirasi yang hebat untuk pekerjaannya. “Setiap perjalanan membantu saya mengisi ulang energi dan memperluas perspektif saya. Sebuah artikel yang bagus atau ide komunikasi yang unik sering kali berasal dari pengalaman yang saya kumpulkan selama perjalanan saya.”