![]() |
Konflik di Iran telah menghentikan sepak bola Asia. |
Meningkatnya ketegangan di Teluk Persia berdampak langsung pada olahraga regional. Menyusul serangan udara AS dan Israel terhadap Iran dan tindakan balasan di Bahrain, UEA, Qatar, dan Kuwait, banyak liga sepak bola telah ditangguhkan karena alasan keamanan.
Federasi Sepak Bola Iran mengumumkan penangguhan liga nasional hanya beberapa jam setelah konflik pecah pada 28 Februari. Wilayah udara di beberapa negara masih ditutup, sangat menghambat perjalanan tim. Penyelenggara memilih solusi yang aman daripada mengambil risiko.
Di Arab Saudi, pertandingan berlangsung seperti biasa tanpa insiden yang dilaporkan. Al Nassr menang dan merebut kembali posisi puncak, diperkuat oleh Cristiano Ronaldo dan Joao Felix. Namun, suasana waspada tetap terasa di seluruh wilayah tersebut karena situasi politik yang kompleks.
Sebaliknya, Qatar menunda dua pertandingan akhir pekan dan belum menetapkan tanggal penjadwalan ulang. Al Arabi, klub dengan banyak pemain Spanyol seperti Rodri Sanchez dan Pablo Sarabia, termasuk di antara klub yang terkena dampaknya. Babak selanjutnya dijadwalkan berlangsung pada pertengahan pekan, tetapi kemungkinan pelaksanaannya masih belum pasti.
Tingkat kontinental juga terpengaruh. Liga Champions AFC telah mengkonfirmasi penundaan leg pertama babak 16 besar di level Elite 1 dan Elite 2. Klub-klub Arab Saudi seperti Al Hilal, Al Ahli, Al Ittihad, dan Al Nassr semuanya terkena dampaknya. Pertandingan yang dijadwalkan akan diadakan di UEA atau Qatar, serta pertandingan yang melibatkan perwakilan Iran, telah dibatalkan dan belum ada tanggal penjadwalan ulang yang spesifik.
Isu penting lainnya adalah pertandingan Finalissima yang dijadwalkan pada 27 Maret di Qatar antara Argentina dan Spanyol. Kedua federasi dilaporkan sedang meninjau kontrak dan bekerja sama dengan perusahaan asuransi untuk memperhitungkan semua kemungkinan skenario.
FIFA mengatakan masih terlalu dini untuk berkomentar lebih lanjut, tetapi mereka memantau situasi dengan cermat untuk memastikan keselamatan tim dan para penggemar.
Tidak hanya sepak bola, tetapi bola basket juga terpengaruh karena EuroLeague menunda pertandingan Hapoel vs. Paris di Tel Aviv.
Olahraga di Timur Tengah sering kali menyaksikan gejolak politik. Namun kali ini, skala konflik telah menghentikan jadwal padat di wilayah tersebut. Dengan keamanan sebagai prioritas utama, pertandingan terpaksa dihentikan, setidaknya sampai situasi stabil.
Sumber: https://znews.vn/xung-dot-iran-lam-bong-da-chau-a-tam-dung-post1631377.html








Komentar (0)