Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

3 alasan mengapa Generasi Z mudah dipecat.

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ11/01/2025

Sebuah artikel di Inc. menyebutkan bahwa sekitar 60% perusahaan telah melakukan PHK terhadap pekerja Generasi Z. Hal ini memicu diskusi tentang mengapa Generasi Z begitu kesulitan untuk bertahan dalam pekerjaan mereka dalam jangka panjang.


3 lý do gen Z dễ bị sa thải - Ảnh 1.

Dengan perspektif yang berbeda tentang pekerjaan, pekerja Gen Z terkadang menghadapi prasangka dari generasi pekerja sebelumnya - Foto: QL

Para psikolog menunjukkan tiga alasan mengapa Generasi Z rentan dipecat. Salah satu kritik umum adalah kurangnya motivasi pada Generasi Z. Ada keluhan dari generasi sebelumnya bahwa Generasi Z enggan bekerja keras untuk mencapai tujuan.

Dari krisis keuangan 2008 hingga pandemi COVID-19, Generasi Z telah menyaksikan perusahaan-perusahaan melakukan PHK atau memotong gaji karyawan yang telah lama bekerja. Hal ini menyebabkan Generasi Z memiliki pandangan skeptis bahwa usaha terkadang tidak dihargai secara memadai.

Sebuah laporan Deloitte menunjukkan bahwa Generasi Z sangat menghargai perusahaan yang bertanggung jawab secara sosial dan peduli terhadap karyawannya. Kurangnya motivasi di kalangan Generasi Z mungkin merupakan cara mereka melindungi diri dari perusahaan yang tidak menawarkan stabilitas.

Alasan lainnya adalah komunikasi. Meskipun Generasi Z sangat dihargai sebagai generasi digital, ini tidak berarti mereka memiliki keterampilan komunikasi yang baik di lingkungan kerja tradisional. Generasi Z hidup di dunia media sosial dan berkomunikasi terutama melalui pesan teks, yang membuat banyak dari mereka merasa canggung saat berkomunikasi secara langsung.

Pada tahun 2022, sebuah artikel dari Harvard Law School mencatat bahwa pandemi COVID-19 telah membuat Generasi Z lebih pasif dalam interaksi tatap muka di tempat kerja. Sebaliknya, mereka sering berkomunikasi melalui pesan teks. Hal ini berdampak negatif pada bidang-bidang yang membutuhkan kerja tim dan keterampilan presentasi, belum lagi kesalahpahaman bahwa Generasi Z tidak terhubung dengan dunia maya.

Alasan paling jelas mengapa Generasi Z kesulitan bertahan dalam pekerjaan jangka panjang adalah ketidakmampuan mereka untuk menerima dan berintegrasi ke dalam budaya kerja tradisional yang memprioritaskan jam kerja terus menerus dan keterlibatan penuh dalam pekerjaan.

Generasi sebelumnya bekerja keras dan berkorban untuk karier mereka, menerima lembur, kerja di akhir pekan, dan bahkan hari libur untuk maju. Tetapi Generasi Z tidak menerima hal ini karena mereka menginginkan keseimbangan dan kenikmatan pribadi yang tidak terikat pada pekerjaan.

Laporan lain dari Deloitte pada tahun 2023 menunjukkan bahwa 50% dari Generasi Z memprioritaskan keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi saat memilih pekerjaan.

Generasi Z selalu mengungkapkan pendapat mereka dan tidak menyukai lingkungan kerja yang beracun. Mereka bersedia berhenti jika harapan tidak terpenuhi. Ini bukan berarti mereka malas, melainkan Generasi Z cenderung memprioritaskan kesehatan mental daripada kemajuan karier.



Sumber: https://tuoitre.vn/3-ly-do-gen-z-de-bi-sa-thai-20250111093718289.htm

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
SENANG

SENANG

Cat Ba di hatiku

Cat Ba di hatiku

Abadikan gambar-gambar yang menakjubkan.

Abadikan gambar-gambar yang menakjubkan.