- 5 langkah untuk menyelamatkan anak dari tenggelam dengan benar.
- Langkah 1: Minta bantuan
- Langkah 2: Keluarkan anak dari air secepat mungkin dengan segala cara yang diperlukan.
- Langkah 3: Periksa apakah anak bernapas dan sadar.
- Langkah 4: Jika anak tidak bernapas, segera mulai resusitasi jantung paru (CPR).
- Langkah 5: Setelah korban sadar kembali, tempatkan mereka di posisi yang aman.
- Kesalahan yang harus dihindari saat memberikan pertolongan pertama pada anak yang tenggelam.
Informasi dari Rumah Sakit Anak Nasional menunjukkan bahwa contoh tipikal pertolongan pertama yang salah yang menyebabkan konsekuensi tragis adalah kasus seorang anak berusia 9 tahun yang tenggelam di kolam renang umum. Setelah ditemukan, anak tersebut dipegang terbalik selama sekitar 3 menit sebelum menerima resusitasi jantung paru (CPR). Setelah detak jantung kembali, anak tersebut dipindahkan ke fasilitas medis setempat dan kemudian ke Rumah Sakit Anak Nasional. Karena waktu yang lama terendam air dan perawatan darurat awal yang tidak tepat, anak tersebut berada dalam kondisi kritis saat masuk, dengan risiko kematian yang tinggi.

Risiko tenggelam pada anak-anak meningkat selama liburan musim panas.
5 langkah untuk menyelamatkan anak dari tenggelam dengan benar.
Berikut ini adalah langkah-langkah yang benar untuk menyelamatkan seseorang dari tenggelam, sebagaimana direkomendasikan oleh Asosiasi Dokter Anak Vietnam dan Rumah Sakit Anak Nasional:
Langkah 1: Minta bantuan
Saat Anda melihat seorang anak tenggelam, segera mintalah bantuan dari orang-orang di sekitar Anda dengan berteriak keras dan menghubungi nomor darurat 115.
Langkah 2: Keluarkan anak dari air secepat mungkin dengan segala cara yang diperlukan.
Ini adalah langkah yang sangat penting. Ada dua metode: penyelamatan tidak langsung dan penyelamatan langsung.
- Penyelamatan tidak langsung melibatkan penggunaan peralatan penyelamatan yang mudah didapat seperti pelampung, tali, tongkat, pakaian, dan benda-benda lain yang dapat mengapung di air untuk menyelamatkan anak yang tenggelam saat mereka masih sadar. Tergantung pada situasi dan sifat dari setiap kasus tertentu, penyelamat memilih metode yang tepat untuk menyelamatkan orang tersebut dengan aman dan efektif.
- Penyelamatan langsung melibatkan memasuki air dan berenang untuk menyelamatkan korban. Penyelamatan langsung sebaiknya dilakukan oleh petugas penyelamat profesional dan terlatih yang dalam kondisi sehat dan mampu pada saat penyelamatan, atau oleh non-profesional yang memiliki keterampilan berenang dan penyelamatan.
Langkah 3: Periksa apakah anak bernapas dan sadar.
Saat anak dibawa ke darat, segera periksa apakah mereka bernapas dengan cara:
- Apakah dada anak itu bergerak?
- Periksa apakah anak bernapas dan apakah mereka sadar.
- Dekatkan telinga Anda ke mulut dan hidung bayi. Dapatkah Anda merasakan hembusan napas bayi di pipi Anda? (Menguap dianggap tidak bernapas). Sambil memeriksa pernapasan, Anda juga dapat menggoyangkan bayi dengan lembut untuk melihat apakah ia merespons.
Langkah 4: Jika anak tidak bernapas, segera mulai resusitasi jantung paru (CPR).
- Dengan hati-hati, baringkan bayi dalam posisi telentang di permukaan yang keras.
- Jika diduga terjadi cedera leher: Gerakkan anak dengan menggerakkan seluruh tubuhnya (kepala, leher, tulang belakang, pinggul) secara bersamaan, pastikan semuanya sejajar; jangan memiringkan kepala ke belakang atau mengangkat dagu, cukup tekan sudut rahang ke bawah.
- Jika tidak ada dugaan cedera leher: Tahan kepala anak ke belakang dan angkat dagunya untuk menjaga jalan napas tetap terbuka (teknik memiringkan kepala-mengangkat dagu).
- Lakukan resusitasi jantung paru (CPR) pada anak dengan cara:
- Resusitasi mulut ke mulut: Untuk anak kecil, letakkan mulut Anda di atas hidung dan mulut mereka untuk memastikan penutupan yang rapat. Untuk anak yang lebih besar, gunakan satu tangan untuk mencubit lubang hidung dan letakkan mulut Anda di atas mulut mereka. Tiup perlahan dan stabil selama 1-2 detik hingga dada anak terangkat. Lakukan 5 napas pertama.
- Kompresi dada: Segera setelah 5 napas pertama, lakukan kompresi dada. Gunakan satu tangan yang diletakkan tegak lurus ke dada (anak yang lebih besar/dewasa dapat menggunakan dua tangan). Lokasi kompresi: bagian bawah sternum, tekan ke bawah hingga kedalaman sekitar 1/3 hingga 1/2 dinding dada sepanjang diameter anterior-posterior. Kecepatan kompresi: 100-120 kompresi per menit. Kompresi selanjutnya harus dilakukan dalam siklus 30 kompresi untuk setiap 2 napas. Lanjutkan kompresi dada dan pernapasan buatan secara terus menerus (termasuk selama transportasi) hingga anak bernapas spontan kembali dan kulitnya kembali sehat.
Saat melakukan kompresi dada, jangan menekan terlalu keras karena hal ini dapat dengan mudah menyebabkan patah tulang rusuk atau memar paru-paru.
Langkah 5: Setelah korban sadar kembali, tempatkan mereka di posisi yang aman.
Baringkan korban miring, angkat bahunya dengan bantal, dan longgarkan pakaiannya untuk mencegah sesak napas lebih lanjut. Keringkan anak, ganti pakaiannya, dan jaga agar tetap hangat sebelum segera membawanya ke fasilitas medis terdekat. Selama perjalanan, anggota keluarga harus memantau pernapasan dan sirkulasi anak dengan cermat. Sebaiknya dibantu oleh petugas medis selama perjalanan.
Kesalahan yang harus dihindari saat memberikan pertolongan pertama pada anak yang tenggelam.
- Setelah mengangkat anak tersebut terbalik ke bahu dan berlari, cairan lambung akan dimuntahkan kembali ke saluran pernapasan, sehingga menunda resusitasi jantung paru (CPR), dan dengan demikian menyia-nyiakan kesempatan kritis untuk menyelamatkan anak tersebut.
- Saat melakukan CPR dan pernapasan buatan pada seorang anak, mereka menghentikan kompresi dada sebelum jantung anak itu mulai berdetak kembali, mengangkat anak itu ke bahu mereka, dan berlari.
- Saat melakukan kompresi dada, hindari menekan terlalu keras untuk mencegah patah tulang rusuk atau memar paru-paru.
- Melihat anak itu sadar kembali, mereka segera membawa anak itu pulang alih-alih membawanya ke fasilitas medis untuk pemeriksaan dan pemantauan komplikasi setelah tenggelam.
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/5-buoc-so-cuu-tre-duoi-nuoc-dung-cach-169260701155754633.htm











