Di era digital , ponsel secara bertahap menjadi barang yang tidak terpisahkan dan berisi banyak informasi penting seperti gambar, pesan, rekening bank,...
Namun, menjaga keamanan ponsel Anda tidak selalu mudah. Artikel ini akan menunjukkan cara teraman untuk menjaga keamanan ponsel Anda.
5 cara teraman untuk mengamankan ponsel Anda. (Ilustrasi)
Cara paling aman untuk mengamankan ponsel Anda
Keamanan kata sandi
Keuntungan: Kata sandi yang kuat, keamanan yang relatif baik.
Kerugian: Mengetik kata sandi tidaklah nyaman.
Meskipun ada beberapa batasan, menetapkan kata sandi selalu merupakan cara terbaik untuk mengamankan ponsel Anda. Kata sandi yang kuat sangat sulit dibobol, sehingga memastikan perangkat pengguna selalu aman.
Kelemahan terbesar dari pengaturan kata sandi adalah pengguna harus mengetiknya dengan benar setiap kali ingin membuka kunci ponsel. Hal ini sangat memakan waktu, terutama jika kita sedang terburu-buru dan harus segera menggunakan ponsel.
Oleh karena itu, pengguna dapat menggunakan kata sandi bersama dengan metode keamanan lain yang lebih cepat.
Keamanan PIN
Keuntungan: Lebih mudah dimasukkan daripada kata sandi.
Kekurangan: Pengguna mungkin kesulitan mengingat PIN yang kuat.
Kode PIN adalah alternatif yang lebih sederhana daripada kata sandi. Perangkat Android memungkinkan pengguna membuat kode PIN hingga 16 digit, yang sangat aman tetapi sulit diingat.
Kebanyakan pengguna sering menggunakan kode PIN 4-6 digit. Namun, pengguna sebaiknya tidak menggunakan kode PIN yang terlalu mudah diingat dan ditebak, seperti 1234, atau 4 digit identik, seperti 1111, 2222, dst.
Keamanan dengan kunci pola
Kelebihan: Sederhana, tergantung kreatifitas pengguna.
Kerugian: Banyak pengguna membuat pola kunci yang sangat sederhana yang dapat dengan mudah ditebak.
Untuk memasang kunci pola, pengguna harus menggambar pola yang terdiri dari 4-16 titik. Pengguna dapat dengan bebas membuat bentuk dari garis lurus, horizontal, atau diagonal.
Pemasangan dan penggunaannya sangat mudah jika pengguna ingin membuka kunci layar dengan cepat. Layaknya kata sandi, keamanan kunci pola memiliki tingkat keamanan yang relatif tinggi.
Namun, sebagian besar pengguna cenderung membuat pola yang relatif mudah ditebak, hanya menggunakan 4 hingga 5 titik. Lebih buruk lagi, orang lain dapat dengan mudah melihat bentuk kata sandi pengguna jika kunci polanya terlalu sederhana.
Keamanan dengan sensor sidik jari
Keunggulan: Cepat dan tingkat keamanan relatif baik.
Kekurangan: Sensor terkadang kurang responsif.
Saat ini, sensor sidik jari telah menjadi sangat populer di sebagian besar model ponsel pintar dan telah menjadi fitur wajib untuk membuka kunci ponsel. Hal ini cukup dapat dimaklumi karena membuka kunci dengan sidik jari cukup cepat dan memiliki tingkat keamanan yang tinggi.
Khususnya, beberapa model ponsel seperti lini Pixel Google juga mendukung operasi sidik jari. Pengguna dapat dengan cepat membuka bilah notifikasi dengan menggesek sensor. Operasi ini relatif sempurna dan cocok untuk digunakan dengan layar besar yang sulit digunakan dengan satu tangan.
Namun, tidak semua sensor sidik jari bekerja dengan cara yang sama. Sensitivitas sensor sidik jari pada setiap saluran telepon berbeda, dan tidak semua produsen menempatkannya di lokasi yang nyaman.
Keamanan dengan pengenalan wajah
Kelebihan: Cepat digunakan, membuka kunci perangkat dalam sekejap.
Kekurangan: Keamanan buruk, tingkat keselamatan rendah.
Sensor pengenal wajah terbagi menjadi dua jenis. Keamanan Face ID Apple menggunakan sensor inframerah untuk memindai detail wajah pengguna dalam 3D.
Meskipun masih ada kemungkinan untuk mengelabui, Apple telah menjelaskan bahwa pengenalan wajah 20 kali lebih akurat daripada sensor sidik jari.
Di atas adalah 5 cara teraman untuk mengamankan ponsel Anda agar selalu dilengkapi dengan sistem keamanan teraman. Hal ini mempersulit orang jahat untuk mencuri informasi Anda dan menggunakannya untuk tujuan jahat.
Khanh Son (Sintesis)
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)