Sejak peluncuran ChatGPT, alat kecerdasan buatan (AI) OpenAI, pada akhir tahun 2022, kemampuan untuk menghasilkan teks dengan cepat telah menyebabkan peningkatan dramatis dalam volume dokumen di berbagai bidang. Realitas ini mengikis nilai tenaga kerja manusia dan menambah beban pada penyaringan informasi.

Berikut adalah lima area yang paling signifikan terdampak:

chatgpt washington post.jpg
Alat-alat yang dihasilkan AI seperti ChatGPT membanjiri dunia dengan lonjakan dokumen. Foto: Washington Post

Buku elektronik (e-book) mengalami peningkatan pesat.

Riset dari Biro Riset Ekonomi Nasional AS (NBER) menunjukkan bahwa jumlah ebook berbahasa Inggris yang diterbitkan setiap minggu di Amazon hampir tiga kali lipat sejak diperkenalkannya ChatGPT. Pada akhir tahun lalu, lebih dari setengah buku baru berisi teks yang dihasilkan oleh AI.

Menurut Joel Waldfogel, seorang ekonom di Universitas Minnesota, peningkatan ini berbeda dari transformasi teknologi sebelumnya, karena ini adalah produk yang diciptakan oleh mesin. Namun, buku yang ditulis oleh AI seringkali memiliki penjualan yang lebih rendah, menerima lebih sedikit ulasan, dan menarik lebih sedikit pembaca.