Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

5 makanan yang membantu masyarakat Jepang hidup panjang umur.

VnExpressVnExpress21/05/2023


Ikan, sup miso, rumput laut, ubi jalar, dan lobak adalah makanan "emas" dalam diet sehari-hari masyarakat Jepang, yang berkontribusi pada umur panjang mereka.

Orang Jepang telah lama dikenal karena angka harapan hidup mereka yang tinggi, dan dianggap sebagai "Zona Biru Panjang Umur" di dunia. Menurut laporan tahun 2022 yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan , Jepang saat ini memiliki 90.526 orang yang berusia 100 tahun ke atas, lima kali lebih banyak daripada 20 tahun sebelumnya.

Selain faktor lingkungan dan genetika, para ahli percaya bahwa pola makan tradisional negara tersebut memainkan peran penting. Asako Miyashita, seorang ahli gizi yang saat ini bekerja di AS, membagikan lima jenis makanan yang dikonsumsi masyarakat Jepang setiap hari, sebagai berikut:

Ikan

Menurut Asako, protein adalah kelompok makanan yang sangat penting dalam makanan sehari-hari, dan ikan, terutama salmon dan tuna, adalah makanan yang diprioritaskan oleh masyarakat Jepang di atas segalanya. Karena letaknya di pesisir, masyarakat Jepang mengonsumsi lebih banyak ikan daripada negara-negara lain di kawasan ini. Mereka juga sering makan ikan mentah dalam sushi dan sashimi, bersama dengan beberapa makanan yang diasamkan, difermentasi, dan diasap.

Ikan-ikan ini tidak hanya merupakan sumber nutrisi yang kaya, tetapi asam lemak omega-3 yang terkandung di dalamnya juga sangat efektif dalam menurunkan tekanan darah, trigliserida, dan peradangan dalam tubuh.

Sup miso

Masakan tradisional Jepang seringkali mencakup makanan fermentasi, dan sup miso adalah salah satu sup yang paling digemari di kalangan masyarakat Negeri Matahari Terbit.

Sup miso terbuat dari pasta kedelai fermentasi dan kaldu, dengan tambahan tahu lembut, rumput laut, dan berbagai jamur atau daun bawang. Hidangan ini terbukti kaya akan vitamin B, vitamin K, kalsium, zat besi, magnesium, seng, dan protein, sehingga sangat baik untuk kesehatan.

Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2020 menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi sup miso memiliki risiko kematian 10% lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang jarang mengonsumsi makanan tersebut.

Bakteri baik dalam sup miso sangat bermanfaat bagi sistem pencernaan, mengurangi kembung, sembelit, atau diare. Sup ini juga membantu meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan kolesterol darah, dan meningkatkan kesehatan kardiovaskular.

Menurut penelitian para ahli Jepang, konsumsi sup miso secara teratur juga dapat membantu mengurangi risiko kanker hati dan kanker payudara hingga 50-54%.

Pola makan yang kaya akan makanan segar berbasis tumbuhan berkontribusi pada umur panjang banyak orang Jepang. Foto: Well Doing

Pola makan yang kaya akan makanan segar berbasis tumbuhan berkontribusi pada umur panjang banyak orang Jepang. Foto: Well Doing

Rumput laut

Rumput laut mengandung banyak mineral penting seperti zat besi, kalsium, magnesium, dan asam folat; mengonsumsinya setiap hari dapat meningkatkan asupan serat.

Menurut Asako, ketika tubuh menerima cukup serat, orang dapat mengurangi risiko penyakit kardiovaskular, stroke, tekanan darah tinggi, dan diabetes tipe 2.

Selain itu, rumput laut merupakan sumber fucoidan yang kaya – antioksidan dengan sifat anti-inflamasi, anti-kanker, dan anti-penuaan – sehingga mengurangi risiko penyakit kronis.

Ubi jalar

Masyarakat Jepang sangat menyukai ubi ungu yang tumbuh di Prefektur Okinawa. Ubi jalar diolah dengan cara dipanggang, dikukus, atau direbus dan dianggap sebagai camilan atau hidangan penutup favorit.

Ubi ungu kaya akan karbohidrat sehat, yang memberikan energi. Selain itu, ubi ini mengandung antosianin, antioksidan alami dengan sifat anti-penuaan yang membantu menjaga tubuh tetap sehat dan awet muda.

Penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi ubi ungu setiap hari secara signifikan memperbaiki kadar gula darah dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Lobak

Dalam pengobatan tradisional Tiongkok, lobak dikenal sebagai obat untuk mencegah pilek dan meningkatkan kekebalan tubuh. Lobak juga mengandung banyak vitamin C, antioksidan yang membantu tubuh melawan penyakit.

Selain lobak, wortel, bit, dan peterseli juga merupakan makanan bermanfaat yang direkomendasikan Asako untuk dikonsumsi secara teratur.

Khanh An (Menurut CNBC )



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk