Mengonsumsi kale, kol merah, paprika, brokoli, dan tomat secara teratur membantu meningkatkan produksi kolagen, meningkatkan elastisitas, dan memperbaiki kesehatan kulit.
Penuaan kulit adalah hal yang tak terhindarkan. Namun, gaya hidup sehat, seperti cukup tidur, berolahraga secara teratur, dan membatasi konsumsi alkohol, dapat membantu menjaga kulit tetap tampak lebih muda. Diet yang kaya vitamin C dan A, seng, dan antioksidan juga berkontribusi pada peningkatan kesehatan kulit dan memperlambat penuaan. Berikut adalah beberapa buah dan sayuran yang kaya akan nutrisi bermanfaat.
Delima
Buah delima kaya akan asam ellagic, senyawa yang dapat membantu mencegah pembentukan kerutan. Asam ellagic berkontribusi dalam mencegah kerusakan kolagen, membantu mengencangkan kulit dan melindungi dari beberapa peradangan yang disebabkan oleh sinar ultraviolet. Asam ellagic juga dapat memperlambat reaksi berantai penuaan kulit yang disebabkan oleh peradangan.
Kubis ungu
Vitamin A, C, dan antosianin adalah antioksidan yang dapat meningkatkan kesehatan kulit setelah kerusakan akibat sinar ultraviolet. Satu cangkir kubis ungu menyediakan lebih dari 50% asupan harian vitamin C yang direkomendasikan. Tanpa vitamin C yang cukup, produksi kolagen (komponen penting kulit) akan menurun. Kolagen menentukan elastisitas kulit, menjaganya tetap kenyal dan awet muda.
Kubis ungu mengandung antioksidan, yang membantu mengurangi efek berbahaya sinar ultraviolet pada kulit. Foto: Freepik
Paprika
Paprika kaya akan vitamin A dan merupakan salah satu sumber vitamin C terkaya. Satu buah paprika merah menyediakan hampir 170% dari asupan harian vitamin C yang direkomendasikan. Asupan vitamin C yang cukup membantu kulit memproduksi kolagen.
Brokoli
Brokoli kaya akan vitamin C dan mengandung seng serta lutein, yang menjaga kesehatan kulit. Seng berkontribusi pada penyembuhan kulit, termasuk kerusakan akibat paparan sinar matahari. Lutein adalah karotenoid yang mirip dengan vitamin A, yang membantu meningkatkan elastisitas dan mendukung perlindungan kulit terhadap kerusakan akibat sinar matahari.
Kubis
Sayuran berdaun hijau ini kaya akan lutein dan zeaxanthin. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinics in Dermatology, lutein dan zeaxanthin dapat meningkatkan elastisitas dan hidrasi kulit. Lutein juga membantu melindungi kulit dari efek berbahaya cahaya biru.
Tomat
Tomat kaya akan nutrisi, termasuk vitamin C dan likopen. Likopen adalah antioksidan yang membantu memperbaiki kerusakan kulit dan memperlambat proses penuaan. Tomat segar mengandung lebih banyak vitamin C daripada tomat yang dimasak. Namun, tomat yang dimasak melepaskan lebih banyak likopen, yang menawarkan berbagai manfaat lain untuk kesehatan kulit.
Bao Bao (Menurut Eat This Not That, Makan dengan Baik )
Tautan sumber






Komentar (0)