Makanan tertentu membantu menyediakan vitamin dan mineral untuk memperkuat tulang, melawan penyakit, dan memerangi oksidasi.
Ubi jalar
Ubi jalar merupakan salah satu sumber vitamin A terkaya. Satu ubi jalar berukuran sedang mengandung lebih dari 28.000 IU vitamin A, yang setara dengan 561% dari asupan harian yang direkomendasikan. Vitamin ini, yang diubah tubuh dari beta-karoten, memainkan peran penting dalam sistem kekebalan tubuh, kesehatan reproduksi, dan penglihatan.
Selain ubi jalar, hati sapi, bayam, ikan, telur, dan wortel juga merupakan sumber vitamin A yang sangat baik.
Paprika merah
Paprika adalah salah satu sumber vitamin C terkaya. Satu buah paprika merah mengandung hingga 95 mg vitamin C. Vitamin C merupakan antioksidan penting. Vitamin ini juga terlibat dalam banyak proses penting dalam tubuh seperti metabolisme protein dan sintesis neurotransmiter.
Buah dan sayuran lain yang juga kaya akan vitamin C antara lain: buah kiwi, brokoli, kubis Brussel, dan melon.
Paprika merah merupakan salah satu sumber vitamin C terkaya. (Gambar) Freepik
Produk susu
Produk susu merupakan salah satu sumber kalsium alami terbaik. Misalnya, yogurt rendah lemak mengandung lebih dari 415 mg kalsium, yang setara dengan sekitar 42% dari asupan harian yang direkomendasikan untuk rata-rata orang. Kalsium adalah salah satu mineral yang paling melimpah di dalam tubuh. Hingga 98% kalsium ditemukan di gigi dan tulang, sedangkan sisanya ditemukan di pembuluh darah, otot, dan lainnya.
Selain susu, sayuran berdaun hijau gelap seperti kale dan bok choy juga merupakan sumber kalsium alami lainnya.
Ikan berlemak
Ikan berlemak seperti salmon, mackerel, dan ikan todak merupakan sumber alami vitamin D. Setiap sendok makan minyak hati ikan kod mengandung sekitar 1.360 IU, dan ikan todak mengandung sekitar 566 IU, hampir 142% dari asupan harian yang direkomendasikan.
Vitamin D diserap oleh tubuh melalui paparan sinar matahari, yang mendorong penyerapan kalsium dan pertumbuhan tulang. Selain itu, vitamin ini memainkan peran penting dalam perkembangan sel, meningkatkan kekebalan tubuh, dan mengurangi peradangan.
Gila
Vitamin E adalah antioksidan kuat yang membantu melindungi sel dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Vitamin E sangat penting untuk kekebalan tubuh, fungsi pembuluh darah, dan pembekuan darah.
Vitamin ini banyak terdapat dalam kacang-kacangan seperti biji bunga matahari, almond, kacang tanah, dan minyak nabati, terutama minyak kecambah gandum. Setiap porsi minyak kecambah gandum mengandung hingga 20,3 mg vitamin E, yang cukup untuk asupan harian yang direkomendasikan.
Sayuran berdaun hijau
Makanan yang kaya akan vitamin B9 (folat) meliputi sayuran berdaun hijau gelap, buah-buahan, kacang-kacangan, dan produk susu. Vitamin ini sangat penting untuk kesehatan ibu hamil, membantu mencegah cacat lahir pada janin. Folat juga membantu membentuk jaringan dan protein baru dalam tubuh manusia.
Sayuran berdaun hijau juga merupakan salah satu sumber vitamin K terbaik. Kale mengandung vitamin K paling banyak, diikuti oleh bok choy, bayam, dan bit. Vitamin K merupakan komponen penting dalam proses pembekuan darah. Tanpa vitamin K, tubuh tidak akan mampu menghentikan pendarahan akibat memar atau cedera.
Daging merah, hati ayam
Terdapat dua bentuk zat besi dalam makanan: zat besi heme (ditemukan dalam makanan hewani seperti daging merah, ikan, dan unggas) dan zat besi non-heme (ditemukan dalam sumber nabati seperti lentil dan kacang-kacangan). Hati ayam merupakan sumber zat besi heme terkaya, dengan kandungan 11 mg, yang setara dengan 61% dari asupan harian yang direkomendasikan.
Protein dalam tubuh menggunakan zat besi untuk mengangkut oksigen dan untuk pertumbuhan sel. Hemoglobin, protein yang ditemukan dalam sel darah merah, mengandung sebagian besar zat besi dalam tubuh. Fungsinya adalah untuk membawa oksigen ke jaringan.
Bao Bao (Menurut Kesehatan )
Tautan sumber






Komentar (0)