
(Foto: AP)
Sementara itu, Pakistan mengatakan pasukannya mencegat empat drone Afghanistan di provinsi Balochistan selatan.
Eskalasi terbaru dalam konflik yang telah berlangsung selama berbulan-bulan antara Islamabad dan Kabul ini terjadi setelah pemerintah Taliban bersumpah untuk membalas serangan udara mematikan Pakistan di Afghanistan timur awal pekan ini.
Militer Pakistan mengatakan pada 1 Juli bahwa pasukan Taliban di Afghanistan telah meluncurkan empat drone rakitan melintasi perbatasan di Balochistan. "Kendaraan terbang musuh ini segera terdeteksi oleh jaringan pertahanan udara Pakistan yang kuat," menurut pejabat Pakistan.

Reruntuhan setelah serangan udara mematikan Pakistan di desa Mandokhail, distrik Chamkani, provinsi Paktia, Afghanistan, 29 Juni 2026 (Foto: AP)
"Jika Taliban Afghanistan terus memprovokasi Pakistan, mereka akan menghadapi respons yang setimpal, yang akan sangat merugikan mereka," demikian pernyataan militer Pakistan.
Kementerian Pertahanan Afghanistan mengunggah di platform media sosial X bahwa mereka telah melakukan serangan udara di provinsi Balochistan dan provinsi Khyber Pakhtunkhwa di barat laut Pakistan, menimbulkan korban jiwa di antara anggota cabang ISIS di sana.
Tentara Taliban tidak memiliki jet tempur dan angkatan udara yang beroperasi penuh. Namun, mereka telah menggunakan drone kecil dalam bentrokan dengan Pakistan, terutama menargetkan wilayah perbatasan. Hubungan antara Pakistan dan Afghanistan telah tegang sejak 2021, ketika Taliban merebut kekuasaan di Afghanistan. Ratusan orang tewas dalam pertempuran lintas perbatasan sejak Februari tahun ini, ketika Afghanistan melancarkan serangan balasan setelah Pakistan melakukan banyak serangan udara di wilayah Afghanistan.

Sisa-sisa rumah yang hancur akibat serangan udara Pakistan di desa Mandokhail, Afghanistan, 29 Juni 2026 (Foto: AP)
Sebelumnya, Pakistan telah menargetkan wilayah di Afghanistan timur, menewaskan puluhan orang. Islamabad mengatakan pihaknya menargetkan pasukan Taliban, tetapi pemerintah Afghanistan mengatakan setidaknya 36 warga sipil termasuk di antara korban.
Konflik yang berlangsung selama berbulan-bulan itu berpusat pada tuduhan Islamabad bahwa rezim Taliban melindungi dan mendukung kelompok-kelompok bersenjata di balik serangan di Pakistan, khususnya Taliban Pakistan (yang umumnya dikenal dengan akronimnya, TTP), yang telah melancarkan kampanye kekerasan terhadap Pakistan selama bertahun-tahun.
Para pejabat Afghanistan menolak tuduhan tersebut, dengan mengatakan bahwa Pakistan melindungi kelompok-kelompok yang bermusuhan dan tidak menghormati kedaulatan Kabul.
Sumber: https://vtv.vn/afghanistan-tan-cong-uav-vao-pakistan-100260701190311055.htm








