Bayam Malabar adalah sayuran musim panas favorit keluarga saya, tetapi saya pernah mendengar bahwa bayam ini tidak baik untuk penderita batu ginjal. Jadi, apakah sebaiknya kita mengonsumsinya secara teratur, dan siapa yang sebaiknya tidak? (Thuy, 32 tahun, Hanoi )
Membalas:
Bayam Malabar adalah sayuran yang lezat dan tanaman obat yang bermanfaat dengan banyak khasiat kesehatan. Bayam ini menyediakan banyak nutrisi penting bagi tubuh seperti natrium, lipid, kalium, serat, karbohidrat, protein, kalsium, zat besi, dan banyak vitamin di daunnya seperti vitamin A, B6, B12, C, dan D.
Mengonsumsi semangkuk kecil bayam matang setiap hari sudah cukup memberikan vitamin A dan zat besi untuk memenuhi kebutuhan tubuh Anda. Kandungan dalam bayam meningkatkan pencernaan dengan menambahkan lendir dan serat larut, sehingga memudahkan dan mengurangi sembelit.
Menurut Pengobatan Tradisional Tiongkok, bayam Malabar bersifat mendinginkan, rasanya asam, tidak beracun, dan memiliki efek diuretik, detoksifikasi, mempercantik kulit, dan menyembuhkan kulit. Bayam ini juga mengobati ruam, bisul, dan membantu mengatasi anemia dan sengatan panas. Sari yang diekstrak dari bayam Malabar dapat membantu menyembuhkan luka bakar dengan cepat, dan merebus bayam Malabar dengan kaki babi membantu mengobati nyeri tulang dan sendi.
Sayuran ini kaya akan nutrisi tetapi mengandung kadar asam oksalat dan purin yang tinggi, sehingga mengonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan penumpukan kalsium oksalat dalam urin, yang mudah menyebabkan batu ginjal. Kadar asam urat yang tinggi meningkatkan risiko asam urat. Oleh karena itu, penderita batu ginjal atau asam urat sebaiknya membatasi konsumsi bayam Malabar.
Bayam Malabar digunakan untuk mendinginkan tubuh, mengurangi panas, dan mencegah sembelit, jadi orang yang mengalami diare atau tinja encer sebaiknya tidak mengonsumsinya.
Perlu diingat bahwa masakan yang dibuat dengan bayam Malabar sebaiknya dikonsumsi dalam sehari setelah dimasak, dan harus dipanaskan kembali sebelum setiap makan. Hindari menyimpannya semalaman, karena bayam Malabar dapat membusuk dan menyebabkan keracunan makanan.
Dokter Huynh Tan Vu
Pusat Medis Universitas Kota Ho Chi Minh, Kampus 3
Tautan sumber






Komentar (0)