Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

AI menjadi 'asisten penangkap kepiting'.

Industri makanan laut, khususnya penangkapan kepiting, secara tradisional merupakan industri yang berat, manual, dan membutuhkan perhatian yang cermat terhadap detail di setiap tahapnya. Namun, hal itu mungkin akan segera berubah dengan adanya AI.

ZNewsZNews13/05/2025

SeafoodAI telah memproduksi "asisten penangkap kepiting" untuk para nelayan. Foto: Jason Henry untuk BI .

Sebuah perusahaan rintisan teknologi di Palo Alto, California, bernama SeafoodAI, telah menciptakan CrabScan360 – sebuah perangkat yang menggunakan AI untuk membantu nelayan dalam mengukur, mengklasifikasikan, dan mencatat informasi tentang setiap kepiting yang mereka tangkap. Mereka menyebutnya sebagai "pelaut yang tak kenal lelah."

Penangkapan kepiting telah lama dianggap sebagai salah satu pekerjaan manual yang paling berat dan menuntut fisik di industri makanan laut. Setiap perjalanan ke laut mengharuskan nelayan untuk menyiapkan perangkap, menurunkannya ke dasar laut, menandai koordinat dengan perangkat GPS, dan kemudian kembali ke pantai untuk menunggu. Setelah sekitar 12 hingga 24 jam, atau terkadang hingga seminggu, mereka kembali ke tempat yang sama, menarik jaring, dan mulai memilah kepiting.

Proses ini membutuhkan perhatian yang cermat terhadap detail dan kepatuhan yang ketat terhadap peraturan setempat mengenai ukuran dan berat kepiting yang diizinkan untuk dipanen. Nelayan harus mengukur setiap kepiting, menentukan jenis kelaminnya, mengklasifikasikannya, menghitung jumlahnya, dan kemudian mencatat informasi tersebut secara manual dalam buku catatan. Hal ini sangat memakan waktu dan tenaga, terutama dalam konteks pasar yang semakin berfokus pada produk yang berkelanjutan dan dapat dilacak.

CrabScan360 diluncurkan dalam dua versi. Versi kecil dan portabel dirilis pada bulan April. Perangkat ini berukuran sebesar koper jinjing dan dapat dipasang dengan cepat di kapal atau di pelabuhan. Nelayan cukup meletakkan setiap kepiting di perangkat, dan sistem secara otomatis mengambil foto, menganalisis, dan merekam parameter yang diperlukan. Semua data disimpan secara instan.

Versi kedua sedang dikembangkan untuk pabrik pengolahan. Perangkat ini beroperasi sepenuhnya secara otomatis. Kepiting ditempatkan di atas ban berjalan dan melewati sistem pemindaian. Setiap kepiting dianalisis dan dipilah sesuai dengan kriterianya masing-masing. Setiap pemindaian menghasilkan catatan elektronik yang terkait dengan waktu, lokasi, dan informasi lengkap tentang kepiting tersebut. Data ini diunggah ke platform penyimpanan cloud dan dapat diakses dari jarak jauh.

Menurut Rob Terry, pendiri dan CEO SeafoodAI, teknologi ini menciptakan "sidik jari digital" untuk setiap kepiting. Hal ini memungkinkan pengguna untuk melacak seluruh perjalanan setiap kelompok kepiting, dari perangkap hingga pabrik, dari saat penangkapan hingga tahap pemrosesan akhir. Ini tidak hanya mengurangi kesalahan dan kerugian, tetapi juga menciptakan rantai pasokan yang jelas dan transparan.

Seiring dengan komitmen rantai ritel besar seperti Walmart, Costco, dan Whole Foods untuk hanya menjual produk makanan laut bersertifikasi berkelanjutan mulai tahun 2027 dan seterusnya, kebutuhan akan ketertelusuran menjadi persyaratan wajib. Teknologi SeafoodAI dapat membantu nelayan dan usaha kecil memenuhi persyaratan ini tanpa memerlukan investasi besar.

Tidak hanya berhenti pada kepiting, SeafoodAI memperluas penelitiannya untuk menerapkan teknologi AI pada pengumpulan dan analisis data untuk spesies makanan laut lainnya seperti tuna, salmon, dan udang. Setiap spesies memiliki karakteristik biologis dan persyaratan evaluasi yang berbeda, sehingga membutuhkan sistem sensor dan model AI yang terpisah. Perusahaan berharap dapat membangun basis data besar yang menghubungkan nelayan, pabrik, badan pengatur, dan distributor secara real-time. Hal ini diharapkan dapat membawa efisiensi dan transparansi ke seluruh rantai pasokan, terutama untuk produsen kecil dan menengah.

Terry menyatakan bahwa tujuan mereka adalah mengembangkan solusi modern yang mudah diterapkan dan selaras dengan tren konsumen global yang berubah dengan cepat. Solusi ini tidak hanya akan mengoptimalkan proses penangkapan ikan tetapi juga berkontribusi untuk meningkatkan nilai dan reputasi produk makanan laut bagi para nelayan.

Sumber: https://znews.vn/ai-thanh-tro-ly-bat-cua-post1552195.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Kertas nasi panjangku

Kertas nasi panjangku

Setiap langit adalah langit tanah air kita.

Setiap langit adalah langit tanah air kita.

Mann

Mann